Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Peringati Hari Jadi Ke-754 Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Kenang Para Raja

Ina Herdiyana • Rabu, 1 November 2023 | 16:11 WIB
BERWIBAWA: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memimpin upacara peringatan Hari Jadi Ke-754 Sumenep di Lapangan Adirasa, Kecamatan Kalianget, Selasa (31/10). (PROKOPIM SUMENEP UNTUK JPRM)
BERWIBAWA: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memimpin upacara peringatan Hari Jadi Ke-754 Sumenep di Lapangan Adirasa, Kecamatan Kalianget, Selasa (31/10). (PROKOPIM SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Kabupaten Sumenep genap berusia 754 tahun. Keraton yang saat ini menjadi kabupaten di ujung timur Madura itu berdiri pada 31 Oktober 1269. Banyak sejarah penuh makna atas keberlangsungan pemerintahan.

Terdapat 35 raja yang pernah memimpin Keraton Sumenep. Setelah itu, dilanjutkan oleh 16 bupati. ”Selama berdirinya Sumenep, sudah banyak sejarah yang penuh makna di dalamnya. Terutama berkaitan dengan nama adipati pertama di Sumenep, Arya Wiraraja,” ungkap Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutan peringatan Hari Jadi Ke-754 Sumenep yang digelar di Lapangan Adirasa, Kecamatan Kalianget, Selasa (31/10).

Peran Arya Wiraraja luar biasa. Bahkan, adipati tersebut diperhitungkan di kancah internasional. ”Arya Wiraraja pernah dipercaya menjadi penasihat muda Raja Kertanegara,” katanya.

Namun, akibat dinamika politik, akhirnya Arya Wiraraja diberhentikan sebagai penasihat muda. Seiring waktu, Arya Wiraraja dinobatkan sebagai adipati pertama Sumenep. Peran Arya Wiraraja juga berkaitan erat dengan sejarah perjuangan Kerajaan Majapahit.

Sejarah berdirinya Kerajaan Majapahit, kata Fauzi, terdapat campur tangan pemikiran Arya Wiraraja. Terutama dalam menyusun strategi peperangan melawan Raja Jayakatwang di Singasari. Peperangan tersebut dilakukan atas keinginan dan permintaan Raja Wijaya.

Keruntuhan Kerajaan Singasari menjadi awal kejayaan Kerajaan Majapahit. Kerajaan terbesar di Nusantara ini dikenal di kancah Asia. Bahkan, menjadi salah satu kerajaan yang sangat diperhitungkan di dunia.

”Tidak akan pernah ada Indonesia tanpa adanya Majapahit dan tidak akan ada Majapahit tanpa adanya Arya Wiraraja, adipati Sumenep,” tegasnya.

Bupati Fauzi mengajak masyarakat terus mengenang masa kejayaan Keraton Sumenep. Setiap peringatan Hari Jadi Sumenep selalu ditampilkan panji keraton. ”Semua itu dilakukan supaya kita tetap mengenang jasa perjuangan pemimpin terdahulu. Semangat perjuangannya wajib dilanjutkan sampai hari ini,” ucapnya.

Sebagai bentuk upaya melanjutkan estafet kepemimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, berbagai program dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Sumenep terus berjuang untuk menurunkan angka kemiskinan.

Angka kemiskinan di Sumenep pada 2021 mencapai 20,55 persen. Pada 2022 turun menjadi 18,76 persen. Pemerintah juga berupaya menurunkan angka pengangguran terbuka. Pada 2021, terdapat 2,31 persen angka pengangguran terbuka. Pada 2022 turun menjadi 1,36 persen.

Pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan. Pada 2021, pertumbuhan ekonomi mencapai angka 3,1 persen. Saat itu masa pascapandemi Covid-19. Dari angka tersebut,  terdapat peningkatan pada 2022 menjadi 5,02 persen. ”Semua upaya keras dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah,” paparnya.

Pemkab Sumenep masih melakukan langkah khusus dalam mendorong peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). Tahun lalu IPM Sumenep berada di angka 68,07 persen. Saat ini berada di angka 68,87 persen.

Fauzi mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mendorong kemajuan daerah. Sebagaimana konsep pentahelix yang mulai diterapkan dengan melibatkan berbagai unsur. ”Pertumbuhan ekonomi harus dipertahankan berada di atas angka 5 persen. Dengan demikian, kemajuan Indonesia menjadi negara terbaik dunia pada 2045 benar-benar tercapai,” ucapnya. (bus/luq)

 

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#wabup dewi khalifah #kerajaan majapahit #Hari Jadi Ke 754 Kabupaten Sumenep #Arya Wiraraja Sumenep #kota keris #bupati fauzi #radar madura