RadarMadura.id – Kucing busok adalah ras kucing domestik yang berasal dari Pulau Raas, sebuah pulau kecil di Kabupaten Sumenep. Kucing ini memiliki ciri khas bulu abu-abu polos dan mata tajam.
Bentuk wajah dan telinga kucing busok mirip leopard dan kucing hutan. Kucing ini juga disebut sebagai kucing Raas atau kucing Madura oleh para pencinta kucing nasional.
Kucing busok merupakan satwa endemik yang hanya ada di Pulau Raas. Populasinya sangat terbatas dan diperkirakan hanya sekitar 100 ekor pada 2018.
Masyarakat Pulau Raas sangat menjaga keberadaan dan kemurnian ras kucing ini. Mereka melarang warga pendatang untuk membawa pergi kucing busok keluar pulau, kecuali jika kucing tersebut sudah dikebiri atau disterilkan.
Masyarakat Pulau Raas juga percaya bahwa kucing busok memiliki keistimewaan dan keberkahan. Kucing ini diyakini dapat mendatangkan nasib baik dan rezeki bagi pemeliharanya.
Selain itu, kucing busok dipercaya memiliki kemampuan mistis dan dapat melindungi pemilik dari bahaya. Karena itu, pada 1990-an, kucing busok pernah menjadi cenderamata untuk tamu istimewa yang berkunjung ke Madura.
Namun, semakin langkanya keberadaan kucing busok di habitat aslinya, Pemerintah Kabupaten Sumenep pun melarang hal tersebut.
Upaya melestarikan dan mengakui ras kucing ini juga dilakukan oleh beberapa organisasi pencinta kucing di Indonesia. Salah satunya adalah Cat Fancy Indonesia (CFI) yang telah mengirimkan sampel DNA kucing busok ke laboratorium di Amerika Serikat untuk mendapatkan sertifikat ras.
Kucing busok menunjukkan kekayaan dan keanekaragaman negeri ini. Kita harus menjaga dan merawat kucing ini agar tidak punah sebagai kucing asli Indonesia. (fadila)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana