Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Job Fair DPMPTSP Naker Sumenep Diikuti 34 Perusahaan, Berharap Angka Pengangguran Terbuka Berkurang

Fatmasari Margaretta • Kamis, 19 Oktober 2023 | 21:52 WIB

BERWIBAWA: Kepala DPMPTSP Naker Sumenep Abd. Rahman Riadi menyampaikan laporan kegiatan dalam acara pembukaan Job Fair 2023 di Gedung Korpri Rabu (18/10). (MUHAMMAD ERWIN MAULIDIN M/JPRM)
BERWIBAWA: Kepala DPMPTSP Naker Sumenep Abd. Rahman Riadi menyampaikan laporan kegiatan dalam acara pembukaan Job Fair 2023 di Gedung Korpri Rabu (18/10). (MUHAMMAD ERWIN MAULIDIN M/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Sumenep mengadakan Job Fair 2023, Rabu (18/10). Juga menggelar bakti sosial dan pasar murah. Acara yang dilaksanakan di Graha Wicaksana Abdi Negara (Korpri) Sumenep itu mengusung tema Raih Kesempatan untuk Masa Depan yang Lebih Baik.

Kepala DPMPTSP Naker Sumenep Abd. Rahman Riadi menyatakan, Job Fair 2023 diadakan untuk memberikan informasi dan peluang lowongan pekerjaan kepada masyarakat. Dengan demikian, bisa mengurangi angka pengangguran terbuka. ”Melalui job fair ini, kami berupaya memberikan kemudahan informasi, peluang lowongan, dan kualifikasi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan,” ucapnya.

Menurut dia, Job Fair 2023 diikuti 34 perusahaan dan lembaga pemerintah. Tahun ini tersedia 1.867 lowongan pekerjaan. ”Jumlah peserta job fair tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, Job Fair 2022 hanya diikuti 25 perusahaan. Terdapat 1.275 lowongan pekerjaan yang tersedia saat itu,” tuturnya.

Dia menjelaskan, tahun ini ada peningkatan jumlah nomor induk berusaha (NIB). Sejak 1 Januari hingga 17 Oktober, pemkab menerbitkan 9.663 NIB, sedangkan pada 2022 menerbitkan 6.575 NIB. Nilai realisasi investasi tahun ini juga meningkat hingga 30 persen dibandingkan tahun 2022. Hingga 17 Oktober 2023, nilai realisasi investasi mencapai Rp 1,8 triliun. Pada akhir tahun diperkirakan mencapai Rp 2 triliun.

”Proses perizinan yang mudah akan meningkatkan nilai realisasi investasi. Sementara nilai realisasi investasi yang meningkat akan menyerap banyak tenaga kerja. Selanjutnya, penyerapan tenaga kerja bakal mengurangi angka pengangguran terbuka,” tandasnya. (bus/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

 

Editor : Fatmasari Margaretta
#lowongan kerja #job fair #pengangguran #pengangguran terbuka #perusahaan