SUMENEP, RadarMadura.id – Salah satu komunitas skateboard mengkritik pembangunan lapangan yang dibangun di area Taman Bunga Pottre Koneng Sumenep. Pasalnya, lapangan yang berada di sisi jalan sebelah utara itu dinilai kurang memenuhi standar.
Luas dan tinggi bangunan dinilai kurang dari perencanaan pembangunan. Padahal, sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan dinas lingkungan hidup (DLH).
”Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Sumenep juga DLH karena telah memenuhi keinginan dan harapan kami para pencinta skateboard. Tapi, hasil bangunan kurang memenuhi standar,” kata Risno Adyatama Putra, anggota Komunitas Skatebrothersumenep.
Menurut dia, lapangan cukup kecil. Tiang-tiangnya juga kurang tinggi. Akibatnya, lapangan itu kurang memadai untuk latihan.
Pria yang akrab disapa Gaga itu menyampaikan, selama pengerjaan, dia juga sudah menyampaikan kepada tukang. Namun, hasilnya tetap tidak sesuai. Selain itu, penerangan minim. Jadi, ketika komunitas main malam hari juga kesulitan.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Sumenep RB Moh. Hasinuddin Firdaus membenarkan bahwa bangunan lapangan skateboard kurang sesuai perencanaan. Namun, dia tidak bisa memerinci perencanaan yang dimaksud.
Dia hanya menyampaikan bahwa hasil komunikasi dengan komunitas skateboard, luas lapangan memang kurang 30 sentimeter. Kemudian, tiang yang dipasang kurang tinggi. ”Kalau panjang tiang sudah benar. Tapi, setelah tertanam, panjang tiang berubah,” jelasnya. (via/pen)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti