SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep tahun ini berencana mempercantik kawasan taman. Karena itu, dialokasikan anggaran Rp 200 juta untuk pengadaan lampu hias. Dana ratusan juta tersebut untuk membeli tujuh jenis lampu hias.
Berdasar informasi yang diperoleh koran ini, lampu hias yang akan dibeli di antaranya lampu hias bando, lampion bunga tulip besar, dan lampion bunga mawar besar. Kemudian, lampion bunga matahari, lampion rumput teki besar, lampion rumput gerigi besar, dan lampion jamur.
Lampu hias tersebut rencananya dipasang di dua taman yang dimiliki Kota Keris. Yakni, Taman Bunga Pottre Koneng yang berlokasi di Kelurahan Pajagalan dan Tajamara di Desa Kolor, Kecamatan Kota sumenep.
Kabid Tata Lingkungan DLH Sumenep Moh. Hasinuddin Firdaus menyatakan, pihaknya memang memiliki kewajiban mempercantik kawasan kota. Terutama sejumlah taman yang berada dalam pengawasannya.
Makanya, pengadaan lampu hias itu sangat penting. Lampunya nanti dipasang di Tajamara dan Taman Bunga,” katanya.
Moh. Hasinuddin Firdaus mengaku tidak mengetahui jumlah lampu yang akan dibeli. Namun, totalnya sekitar Rp 200 juta. ”Ada lampu bando, lampion, dan sebagainya. Selain sebagai penerangan jalan, untuk menambah nilai estetika,” ulasnya.
Lampu taman tersebut belum dipasang. Sebab, saat ini masih proses pengadaan. ”Tapi, target kami Oktober terpasang semua,” imbuh Moh. Hasinuddin Firdaus.
Maulidi, warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, menuturkan, penambahan lampu hias memang penting. Terutama untuk Tajamara di desanya. ”Apalagi, lampu taman kalau malam sering padam dan minim penerangan,” kata pria berusaia 31 tahun itu. (iqb/yan)
Editor : Ina Herdiyana