Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKPP Sumenep Konsisten Lakukan Pembinaan dan Koordinasi Penyaluran Pupuk Subsidi

Ina Herdiyana • Senin, 4 September 2023 | 23:25 WIB

VISIONER: Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (pegang mik) memberikan sosialisasi pupuk subsidi di gedung PDK, Selasa (29/8). (DKPP UNTUK JPRM)
VISIONER: Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (pegang mik) memberikan sosialisasi pupuk subsidi di gedung PDK, Selasa (29/8). (DKPP UNTUK JPRM)
SUMENEPRadarMadura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep melakukan pembinaan sekaligus memantapkan koordinasi mengenai penyaluran pupuk subsidi, Selasa (29/8). Kegiatan yang berlangsung di gedung Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) itu bertujuan agar realisasi penyaluran pupuk subsidi berjalan lancar.

Dalam kegiatan itu, DKPP melibatkan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3). Di antaranya, Dinas Koperasi UKM dan Perindag Sumenep, gapoktan seluruh kecamatan wilayah daratan, perwakilan kios wilayah daratan, semua distributor, dan Account Executive PT Pupuk Indonesia Wilayah Madura.

Adapun, untuk wilayah kepulauan akan kembali dilakukan roadshow bersama distributor. Kegiatannya sama, yakni pembinaan dan koordinasi penyaluran pupuk subsidi.

Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto mengatakan, rapat koordinasi dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi dan pembinaan berkenaan dengan aturan pupuk subsidi. Selain itu, sekaligus menyamakan persepsi terkait proses pengadaan, penyaluran hingga tanggung jawab pengawasannya. 

”Termasuk juga sebagai upaya pembinaan kepada gapoktandes di seluruh kecamatan wilayah daratan mengenai pengadaan, penyaluran, serta penggunaan pupuk bersubsidi terhadap usaha tani,” katanya.

f – adv dkpp (iqb) 3 BERSINERGI: Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (pegang mik) bersama Kepala Diskop UKM Perindag Chainur Rasyid, Ketua ADPI Sumenep Mu’izzi Jauhari, dan jajaran lainnya menghadiri ra
f – adv dkpp (iqb) 3 BERSINERGI: Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (pegang mik) bersama Kepala Diskop UKM Perindag Chainur Rasyid, Ketua ADPI Sumenep Mu’izzi Jauhari, dan jajaran lainnya menghadiri ra
Kadis visioner itu menyatakan, pada awal tahun saat penandatanganan SPJB kios pengecer, juga telah dilakukan sosialisasi teknis penyaluran dan pengawasan pupuk subsidi melalui T-Pubers oleh tim KP3. Setelah itu, ditindaklanjuti dengan roadshow distributor tiap kecamatan sesuai wilayah kerja. 

Arif mengatakan, kegiatan semacam ini salah satunya sebagai bentuk penekanan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyaluran pupuk subsidi. Sebab, sekarang sudah masuk September.

Ketika September, lanjut dia, kabupaten lain di Jawa Timur sudah banyak yang mengajukan tambahan alokasi. ”Maka kita khawatir terjadi realokasi. Karena Kabupaten Sumenep untuk puncak musim tanam dengan kebutuhan pupuk yang besar ada di Oktober –Desember,” sebutnya.

Arif menyampaikan, rapat koordinasi yang dilakukan ini semata-mata untuk mempertegas fungsi pengawasan pupuk subsidi di Kota Keris. Baik yang dilakukan tim KP3, distributor, maupun OPD yang membidangi perdagangan dan lainnya. ”Sehingga, para petani dan kios paham bagaimana penyaluran hingga tanggung jawab pengawasannya,” ucapnya.

Arif berharap dengan rapat koordinasi ini para petani bisa memahami bagaimana mekanisme penyaluran dan penebusannya. Termasuk, juga bisa dipahami oleh masing-masing kios tentang tanggung jawabnya.

”Sebab, kios ini menjadi filter pertama, apakah pupuk subsidi sampai atau tidak ke tangan petani yang berhak,” katanya.

f – adv dkpp (iqb) 2 BERWIBAWA: Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (pegang mik) memberikan sambutan saat kegiatan koordinasi pupuk subsidi berlangsung di gedung PDK, Selasa (29/8). (DKPP UNTUK JPRM)
f – adv dkpp (iqb) 2 BERWIBAWA: Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (pegang mik) memberikan sambutan saat kegiatan koordinasi pupuk subsidi berlangsung di gedung PDK, Selasa (29/8). (DKPP UNTUK JPRM)
Arif menginginkan para pihak yang berwenang dalam penyaluran pupuk subsidi bisa memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Yang tak kalah penting, dapat bersinergi untuk mendorong kelancaran penyaluran hingga ke tangan petani yang berhak. 

Selain itu, dapat memaksimalkan penebusan agar kuota di bulan berikutnya tidak dikurangi. ”Makanya kita duduk bersama untuk berkoordinasi agar kuota pupuk Sumenep tidak dikurangi. Sekaligus memastikan penyalurannya benar-benar sampai kepada petani yang berhak dan tepat sasaran,” tandasnya. (iqb/daf)

 

Editor : Ina Herdiyana
#pupuk subsidi #sumenep #pendistribusian #kota keris #radar madura #DPDM #PDK