Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Separo Dana Jaspel Kapitasi Hilang

Abdul Basri • Kamis, 29 September 2022 | 04:16 WIB
Photo
Photo
SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Penahanan buku tabungan penerima dana jasa pelayanan (jaspel) di Puskesmas Dasuk mengungkap fakta baru. Uang yang masuk rekening dan diterima secara tunai tidak sama. Bahkan, uang dari dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) itu hilang separo.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang staf Puskesmas Dasuk, Sumenep. Dia melihat buku tabungan setelah sempat ditahan. Dia memperhatikan uang yang masuk ke rekening setiap bulan.

Akan tetapi, dia beserta para staf lainnya dibuat kaget dengan fakta yang ada. Sebab, uang yang masuk ke buku rekening tidak sama dengan yang diterima secara tunai.

”Ternyata, yang diterima secara tunai tidak sama dengan yang masuk ke rekening, setelah dicek dari buku rekening yang diterima,” tutur narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Narasumber ini juga menyampaikan, uang yang diterima setiap pencairan jaspel itu tidak utuh. Banyak uang yang seharusnya menjadi haknya tidak sampai ke tangannya. Namun, dia tidak tahu siapa yang memotong haknya tersebut.

Menurut dia, dugaan pemotongan itu terjadi hampir kepada semua staf di puskesmas tempatnya berkerja. ”Yang tidak diberikan itu lebih dari separo,” ucapnya.

Menurut dia, masalah tersebut bisa saja terjadi di semua puskesmas. Sebab, yang berhak menentukan besaran dana kapitasi adalah puskesmas. Begitu juga dalam penyaluran kepada staf. ”Kalau ini kasusnya hanya di Dasuk,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dasuk Novi membantah pengakuan stafnya tersebut. Baik berkenaan dengan penahanan buku tabungan mauun pemotongan dana jaspel. Sebab, menurut dia, tidak mungkin dilakukan pemotongan karena buku tabungan dipegang setiap penerima.

”Itu kata siapa? Info itu tidak benar. Uangnya kan sudah masuk rekening masing-masing,” bantahnya.

Novi menegaskan, perolehan dana jaspel setiap staf tidak sama. Disesuaikan dengan perolehan poin masing-masing. Bisa saja staf mendapatkan aliran dana lebih besar dari dokter.

”Jadi, tidak bisa disamakan. Itu perolehannya sudah kami sesuaikan dengan kinerja mereka,” terang Novi. (iqb/luq)

 

  Editor : Abdul Basri
#Jaspel Kapitasi #jkn #puskesmas #dana jaspel