SUMENEP-Bayi cacat yang dibuang ibu kandungnya akhirnya meninggal di RSUD Dr Moh Anwar, Kamis (7/3) sekitar pukul 11.30. Bayi laki-laki berbobot 900 gram itu, sempat dirawat di Puskesmas Talango. Selama mendapat perawatan medis, biayanya ditanggung pemkab.
Erliyati, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sumenep membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, bayi yang lahir prematur memang sulit bertahan hidup. "Informasi yang saya terima, bayi tersebut dibuang malam hari dan ditemukan keesokan paginya," katanya.
Diperkirakan, lanjut Erliyati, bayi tersebut kedinginan selama 12 jam. Bayi itu mendapat perawatan medis di Puskesmas Talango sekitar pukul 15.00. Selanjutnya, dirujuk ke RSUD sekitar pukul 17.30. "Bayi tersebut meninggal karena gangguan saluran pernafasan," jelasnya.
Perlu diketahui, bayi tersebut dibuang ibu kandungnya sendiri bernama Sufiana, 37, warga Desa Essang Kecamatan Talango. Konon, alasan warga Dusun Pesisir tersebut tega membuang buah hatinya pada Selasa (5/3) sekitar pukul 21.00 karena malu. Sebab, anaknya terlahir cacat. (Ubay Shabaro)
Editor : Administrator