Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rp 22 Miliar untuk RS Arjasa

Abdul Basri • Sabtu, 9 Februari 2019 | 20:39 WIB
Rp 22 Miliar untuk RS Arjasa
Rp 22 Miliar untuk RS Arjasa


SUMENEP – Pembangunan Rumah Sakit Arjasa, Pulau Kangean, akan dimulai tahun ini. Pemkab Sumenep menganggarkan Rp 22 miliar untuk program tersebut. Akhir bulan ini atau awal Maret mendatang lelang ditarget sudah selesai.



Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Bambang Irianto mengatakan, akhir Februari atau awal Maret dokumen lelang sudah diserahkan ke unit layanan pengadaan (ULP) barang dan jasa untuk dilelang di LPSE. Pekerjaan lebih awal itu untuk tuntas dan terhindar akan terjadi putus kontrak.



”Sekarang masih analisis terkait dengan waktu. Karena kalender kerja tetap kami hitung,” ujarnya kemarin (8/2). Idealnya, kata Bambang, perencanaan pembangunan gedung rumah sakit tipe D itu dilelang tahun kemarin. ”Sekarang pengerjaannya. Tetapi nggak apa-apa, yang penting tuntas,” ucapnya.



Bambang menyampaikan, proyek tender semacam ini disesuaikan dengan kondisi tempat. Sebab, proyek miliaran ini berada di wilayah kepulauan. ”Untungnya bahan material juga banyak di sana,” tuturnya.



Ketua Komisi III DPRD Sumenep Zainal Arifin mengatakan, semua program fisik memang harus ditender lebih awal. Sebab, proyek tersebut menelan anggaran cukup besar dan berada di kepulauan. ”Kami harap semua proyek dilelang lebih awal. Jangan per tengahan tahun, apalagi mepet tahun,” katanya.



Zainal menyatakan, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, banyak proyek terpaksa putus kontrak karena terkendala waktu. Tahun ini tidak boleh terulang. ”Maret sudah ada SPK (surat perintah kerja) keluar,” pintanya.



Terlebih, proyek Rumah Sakit Arjasa tahap pertama itu sudah mengalami putus kontrak. Dari anggaran Rp 4,6 miliar, pengerjaan selesai 73 persen. Peristiwa semacam itu harus jadi bahan evaluasi pemkab. ”Pilihlah rekanan yang kaya dan mandiri. Itu juga harus diperhatikan,” pintanya.


Editor : Abdul Basri
#pemkab sumenep