SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tahun ini membuat program Sistem Informasi Absensi Pegawai (SIAGA) online dan Smart ID Card bagi aparatur sipil negara (ASN). Program tersebut di-launching di Pendapa Keraton Jumat (13/5). Untuk menyukseskan program tersebut, pemkab menjalin kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Sumenep.
Terdapat 7.777 Smart ID Card yang dicetak untuk ASN daratan oleh Bank Jatim. Dalam program tersebut, Bank Jatim juga menjalin kerja sama dengan Spektra Computer and Gadget Sumenep, Mahdaly Department Shop Sumenep, dan Anita Cafe. Ketika berbelanja di tempat tersebut dan menunjukkan Smart ID Card, para ASN mendapatkan diskon.
Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Surabaya Rizyana Mirda mengatakan, pihaknya sangat senang dan berterima kasih kepada Bupati Sumenep A. Busyro Karim atas kepercayaan tersebut. Sebab, memudahkan dalam bertransaksi dan memberikan data internal pegawai.
”Ke depan langkah ini bisa diikuti oleh kabupaten lain yang ada di Jawa Timur,” ucapnya usai launching Jumat (11/5).
Apalagi, lanjut Mirda, Kepala BKN Pusat Bima Haria Wibisana sudah mengatakan, program tersebut merupakan yang pertama di Jatim. Pihaknya siap mendukung dan membantu program BKN pusat serta seluruh BKD di Jatim. ”Ini sebagai percontohan di Sumenep supaya bisa diikuti kabupaten lain,” ujarnya.
Ke depan Bank Jatim akan meningkatkan e-commerce. Dalam jangka waktu dekat, pihaknya akan melakukan QRP. Saat ini masih menunggu perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
”Kami berharap ke depan untuk Jawa Timur bisa di-handle semua oleh Bank Jatim. Sebab, Bank Jatim bisa melakukan hal yang sama seperti bank lain. Terkait dengan fungsi-fungsi yang ada pada kartu itu,” harapnya.
Tak lupa, Mirda menyampaikan banyak terima kasih kepada bupati yang sudah memberikan kepercayaan. Juga ucapan selamat dan terima kasih kepada Pemimpin Bank Jatim Cabang Sumenep yang bisa memfasilitasi keinginan dan harapan pemkab setempat. ”Saya harap, cabang lainnya bisa mengikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh teman-teman di Sumenep,” harapnya.
Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim mengatakan, program itu bertujuan meningkatkan kedisiplinan pegawai di Sumenep. Diharapkan, kinerja ASN lebih meningkat. ”Demi optimalnya roda pemerintahan,” ucap politikus PKB tersebut.
Kepala BKN Pusat Bima Haria Wibisana menyatakan, tujuan presensi online memang untuk memastikan bahwa pegawai yang bersangkutan hadir di kantor. Jika tetap menerapkan yang manual bisa titip tanda tangan. ”Kalau ini menggunakan beo matrik. Jadi, tidak bisa dititipkan kepada orang lain,” ucapnya.
Launching tersebut dihadiri juga oleh anggota forkopimda, kepala OPD, camat, Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Surabaya Rizyana Mirda, Pemimpin Bank Jatim Cabang Sumenep Mohammad Anwar, dan sebagian stafnya.
Editor : Abdul Basri