Tekuk Gresik United, Perseba Melaju ke Babak 32 Besar

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:28 WIB
UNJUK KEMAMPUAN: Pemain Perseba Bangkalan (jersei biru) tengah mengecoh bola saat berhadapan dengan Gresik United di SGB pada Minggu (16/8). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
UNJUK KEMAMPUAN: Pemain Perseba Bangkalan (jersei biru) tengah mengecoh bola saat berhadapan dengan Gresik United di SGB pada Minggu (16/8). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id — Laskar Ke’ Lesap akhirnya bisa bernapas lega. Persatuan Sepak Bola Bangkalan (Perseba) sukses mengamankan tiket dan siap melaju ke babak 32 besar Piala Soeratin U-17 Jawa Timur.

Kepastian itu didapat setelah Perseba menumbangkan perlawanan sengit Gresik United dalam laga pemungkas fase grup yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada Minggu (16/8) sore.

Kemenangan dramatis di kandang sendiri itu sekaligus menjadi bukti kerja keras skuad didikan pelatih kepala coach Ashari.

Tampil di hadapan pendukung sendiri, anak-anak Perseba langsung tancap gas sejak peluit kickoff dibunyikan.

Baca Juga: Pulih dari Cedera, Robby Sakera Mulai Jalani Latihan

Duel penentuan nasib ini praktis menyita perhatian puluhan pasang mata yang memadati stadion kebanggaan masyarakat Kota Salak tersebut.

Sejak menit-menit awal babak pertama, tensi pertandingan langsung meninggi.

Kedua kesebelasan bermain dengan tempo cepat dan saling jual beli serangan tak terelakkan.

Jual beli serangan yang diperagakan kedua tim membuat penonton di tribun tak henti-hentinya bergemuruh memberikan dukungan penuh kepada pemain. Kebuntuan akhirnya pecah berkat ketajaman lini serang tuan rumah.

Gempuran bertubi-tubi yang dilancarkan anak-anak asuh coach Ashari membuahkan hasil manis ketika M. Tomi sukses melepaskan tendangan terarah yang menjebol gawang Gresik United.

Keunggulan 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Baca Juga: Paskibraka Diharapkan Jadi Teladan Generasi Muda

"Babak pertama tim kami unggul 1-0 dari tim tamu," ujar Achmad Rifandi, manajer Perseba U-17.

Memasuki paro kedua, Perseba tidak mengendurkan tempo permainan.

Strategi menyerang yang diinstruksikan dari pinggir lapangan kembali membuahkan malapetaka bagi lini pertahanan tim tamu.

Dafa berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menggandakan keunggulan Perseba menjadi 2-0 lewat aksi gemilangnya.

"Babak kedua Dafa menambah keunggulan untuk Perseba menjadi 2-0," sambungnya.

Namun, drama tersaji menjelang pertandingan bubar. Keunggulan dua gol rupanya membuat lini belakang Perseba sedikit kehilangan konsentrasi di pengujung laga.

Kurangnya kewaspadaan para pemain bertahan di sisa waktu babak kedua justru berujung petaka bagi gawang mereka sendiri.

Baca Juga: Peringati Hari Kemerdekaan, Polsek Sampang Ajak Warga Hormati Pejuang

Sebuah kemelut di masa tambahan waktu babak kedua dimanfaatkan secara tidak sengaja oleh pemain belakang tuan rumah hingga berbuah gol bunuh diri. Kedudukan pun berubah menjadi 2-1.

Kendati sempat dikejutkan oleh gol bunuh diri tersebut, keunggulan tipis Perseba tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Manajer Perseba Bangkalan Achmad Rifandi bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Kendati demikian, evaluasi tetap menjadi catatan penting menjelang fase gugur.

Rifandi menegaskan bahwa pihaknya bakal terus menggodok fisik dan mental para pemain serta meningkatkan porsi latihan sambil menanti kepastian jadwal resmi babak 32 besar bergulir.  

"Sambil menunggu jadwal resmi babak 32 besar, para pemain akan terus kami genjot," tandasnya. (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
babak 32 besar Gresik United perseba bangkalan perseba