
BANGKALAN, RadarMadura.id – Enam satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Bangkalan tutup sementara. Alasannya bermacam-macam. Salah satunya, virtual account (VA) belum cair.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika menyatakan, enam dapur MBG yang ditutup sementara itu disebabkan beberapa persoalan. Antara lain, dua dapur tidak memiliki kepala SPPG.
Kemudian, terdapat dua dapur MBG yang ditutup karena tidak memiliki ahli gizi.
Lalu, satu dapur karena VA tidak cair, dan satu lainnya dalam tahap renovasi.
”Data terbaru yang kami miliki ada enam dapur yang ditutup sementara karena ada beberapa hal,” jelasnya.
Dapur MBG yang ditutup sementara karena persoalan kepala SPPG dan ahli gizi berpeluang besar dapat kembali beroperasi.
Dengan catatan, harus memiliki kepala ataupun ahli gizi. Biasanya penyediaan dua SDM itu langsung dihendel Badan Gizi Nasional (BGN).
”Untuk kepala dan ahli gizi menunggu ketersediaan dari BGN, tapi mitra atau pemilik dapur bisa mengajukannya,” sambungnya.
Sedangkan dapur yang berhenti beroperasi karena masalah VA, biasanya menunggu pencairan VA dari BGN.
Sebab, ketentuan saat ini, mitra atau pemilik dapur sudah tidak bisa menggunakan dana talangan untuk menyediakan MBG.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




