PAMEKASAN, RadarMadura.id – Status tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri bagi Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Pamekasan.
Dukungan publik dan faktor lapangan diharapkan bisa menjadi modal saat menghadapi PKDI Sumenep, hari ini (8/8).
Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga penting di Grup J PKDI Cup II 2026 Jawa Timur.
Selain Pamekasan dan Sumenep, grup tersebut juga dihuni PKDI Sampang.
Ketua Panitia Pelaksana A. Fauzi M. mengatakan, Pamekasan dipercaya menjadi tuan rumah penyisihan Grup J.
Baca Juga: Said Abdullah: Soekarno Cup, Membangun Pesepak Bola Berkarakter
Sistem kompetisi dibagi dalam sepuluh grup di Jawa Timur. Sebagai tuan rumah, Pamekasan tentu memiliki keuntungan nonteknis.
Para pemain lebih mengenal kondisi lapangan dan tidak membutuhkan perjalanan jauh seperti tim tamu.
Namun, Fauzi menegaskan turnamen tersebut tidak semata-mata mengejar kemenangan.
PKDI Jatim juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarkepala desa.
”Ini bukan hanya bertanding, tetapi ajang silaturahmi,” katanya.
Menariknya, seluruh pemain merupakan kepala desa, termasuk penjabat kepala desa.
Panitia juga telah melakukan verifikasi terhadap seluruh pemain yang mengikuti turnamen.
”Juara grup dan runner-up terbaik dari seluruh grup akan diambil untuk melaju ke fase berikutnya. Sementara, empat tim terbaik nantinya dikirim mewakili Jawa Timur ke putaran nasional,” ungkapnya.
Baca Juga: PKDI Perkuat Kolaborasi Gali Potensi Desa, Gelar Halalbihalal Akbar dengan Lintas Sektor
Fauzi menyebut faktor usia juga menjadi perhatian dalam turnamen tersebut. Sebab, rata-rata pemain sudah berusia senior.
Baginya, yang terpenting bagaimana pemain tetap sehat dan selamat.
Karena itu, laga Pamekasan kontra Sumenep tidak hanya menjadi pertarungan memperebutkan hasil.
Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para kepala desa untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antardaerah.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman sebelumnya berharap turnamen tersebut bisa berkelanjutan.
Dia menilai olahraga menjadi sarana yang baik untuk membangun kebersamaan.
”Semoga ini bisa berkelanjutan, kita semakin kompak dan terus berdampingan serta saling melengkapi,” imbuhnya.
Baca Juga: Kades Hanya Sediakan Lahan, PKDI Perihal Proyek Pembangunan Gedung KMP
Kholilurrahman juga berharap turnamen tersebut bisa menjadi wadah mencari potensi pemain dari desa.
Potensi itu diharapkan dapat dikembangkan menjadi atlet yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Dia juga memiliki obsesi agar setiap kecamatan di Pamekasan memiliki lapangan sepak bola yang representatif.
”Fasilitas tersebut penting untuk mendukung perkembangan sepak bola di tingkat desa,” tukasnya. (afg/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti