PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Jam terbang atlet rugbi Pamekasan masih terus diasah.
Maka, tim menyisir kemampuan setiap pemain sebelum memasang target lebih tinggi di berbagai kejuaraan.
Evaluasi dilakukan pada setiap sesi latihan. Mulai kemampuan teknik, kondisi fisik, hingga pemahaman taktik menjadi perhatian tim pelatih.
Ketua Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Pamekasan Hasimuddin menyatakan, pemetaan kemampuan atlet penting agar program pembinaan berjalan lebih terarah.
Dengan begitu, pelatih mengetahui aspek yang masih perlu ditingkatkan dari setiap pemain.
Penguasaan teknik dasar tetap menjadi prioritas. Sebab, kualitas individu akan menentukan kekuatan tim saat menghadapi lawan yang memiliki jam terbang lebih banyak.
Selain teknik, atlet juga terus diasah dalam membangun komunikasi dan kerja sama di lapangan. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam permainan rugbi, tutur Hasimuddin.
Dia memaparkan, proses pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan. Setiap atlet membutuhkan waktu untuk berkembang sesuai hasil evaluasi yang dilakukan pelatih.
Hasil pemetaan itu akan menjadi acuan dalam menyusun materi latihan berikutnya.
Sedangkan atlet yang dinilai masih memiliki kekurangan akan mendapat porsi pembinaan lebih intensif.
Fokus kami sekarang meningkatkan kualitas atlet. Kalau kemampuan individu terus berkembang, tim akan lebih siap menghadapi berbagai kejuaraan, pungkasnya. (afg/jup)
Editor : Amin Basiri