SUMENEP, RadarMadura.id – Impian tim voli pantai U-17 Sumenep mengantongi tiket kejuaraan nasional (Kejurnas) harus tertunda.
Sebab, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep gagal mengantarkan atlet binaannya meraih juara pertama di kejuaraan provinsi (kejurprov) Minggu (5/7).
Tuan rumah hanya mampu merebut juara ketiga dan keempat.
Dalam ajang tersebut, PBVSI Sumenep menurunkan 15 tim yang terbagi pada nomor pertandingan 2x2 dan 4x4.
Pada nomor 2x2, tim putra berhasil merebut peringkat ketiga, sementara tim putri harus puas finis di posisi keempat.
Adapun pada nomor 4x4, tim putri kembali menyumbang peringkat ketiga. Sedangkan tim putra mengakhiri persaingan di posisi keempat.
Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI Sumenep Taufik Rahman menyadari raihan juara dalam kejurprov kemarin masih kurang maksimal. Sebab, belum berhasil menduduki posisi pertama.
"Belum bisa mengantarkan atlet Sumenep meraih tiket Kejurnas karena gagal meraih juara pertama. Capaian ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan," katanya.
Menurut dia, kegagalan ini diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satunya persiapan yang terbatas.
Kemudian, mental atlet binaannya masih kurang karena kebanyakan dari mereka masih junior.
"Kami latihan intensif hanya sekitar satu bulan. Waktunya kurang. Ke depan, kami akan terus melatih dan mematangkan kesiapan atlet agar bisa meraih prestasi dan lolos ke Kejurnas," tandas Taufik. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri