BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pevoli asal Bangkalan M. Yusuf Maulana lolos dalam seleksi atlet Akademi Voli Samator Surabaya.
Yaitu klub voli yang melahirkan atlet legendaris tanah air. Keberhasilan itu menjadi buah manis dari konsistensi pembinaan atlet sejak dini.
Prestasi gemilang tersebut memantik apresiasi tinggi dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangkalan Tajul Anwar. Dia mengaku sangat bangga atas capaian luar biasa atlet voli tersebut.
”Lulus ke akademi samator itu bukti bahwa kualitas atlet kita tidak kalah bersaing,” jelasnya.
Dia menilai keberhasilan siswa SMPN 1 Kamal itu bukan sekadar keberuntungan semata. Tetapi menjadi indikator kuat bahwa proses pembinaan atlet usia dini di Kota Salak telah berjalan dengan baik. Penggodokan atlet yang dilakukan secara berjenjang mulai menunjukkan hasilnya.
Tajul berharap, kesuksesan atlet voli tersebut tidak berhenti sebagai prestasi individ. Namun, harus menjadi pemantik semangat bagi para atlet muda lainnya di berbagai cabang olahraga (cabor) agar terus mengasah kemampuannya.
”Semoga ini menular ke atlet lainnya,” sambung Tajul.
Kendati demikian, Tajul mengingatkan agar momentum emas itu tidak membuat para pengurus cabor lalai. Justru, keberhasilan Yusuf harus menjadi lecutan bagi seluruh pegiat olahraga di Bangkalan untuk bekerja lebih keras dan lebih aktif lagi dalam mengendus potensi-potensi anak muda di bangkalan.
”Kami harus jeli menggali dan mengawal potensi atlet-atlet berbakat yang selama ini mungkin belum terpantau,” katanya.
Pihaknya meminta semua pengurus cabor di bawah naungan KONI Bangkalan untuk getol menggelar kompetisi. Menurutnya, bakat dan talenta hebat anak muda Bangkalan tidak akan pernah terlihat ke permukaan jika minim panggung kompetisi.
”Tidak menutup kemungkinan ke depan akan semakin banyak atlet Bangkalan yang mengikuti jejak sukses atlet voli ini,” tandasnya. (za/jup)
Editor : Amin Basiri