BANGKALAN, RadarMadura.id – Puluhan peserta ambil bagian dalam kejuaraan domino bertajuk Kapolres Bangkalan 2026 kemarin (29/6).
Event olahraga yang dilaksanakan di GOR Sultan Abdul Kadirun (Saka) Bangkalan itu menjadi ajang penjaringan atlet domino senior dan junior.
Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Bangkalan Helmi Fuad menyatakan, kejuaraan yang dilaksanakan mempertandingkan dua kategori.
Yakni, senior dan junior. ”Atlet yang bertanding di kategori junior maksimal 20 tahun. Sedangkan untuk senior tidak ada batasan usia,” ujarnya.
Terdapat 34 tim senior dan 16 junior yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Pihaknya berharap turnamen tersebut dapat melahirkan atlet profesional yang mampu mengharumkan nama baik Bangkalan di kancah regional dan nasional.
Atlet yang keluar sebagai jawara dalam turnamen itu akan dipersiapkan untuk tampil pada kejuaraan provinsi (kejurprov) untuk mewakili Kabupaten Bangkalan.
Juga, ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur (Jatim) 2027.
”Maka, secara tidak langsung kejuaraan ini menjadi ajang seleksi dan penjaringan atlet domino,” katanya.
Selama ini, sambung Helmi, domino diidentikkan dengan permainan yang tidak jelas output-nya. Bahkan, tidak sedikit yang mengaitkan dengan judi.
Oleh sebab itu, kejuaraan yang digelar cabang olahraganya juga untuk mengedukasi bagi masyarakat.
”Kami ingin membuktikan bahwa domino olahraga yang dapat mengharumkan nama baik daerah,” katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri