KOTA BATU, RadarMadura.id - Persepam harus berbagi angka di laga perdana Grup W, babak 32 besar putaran nasional Liga 4 Indonesia saat menghadapi Persemay Maybrat Papua, kemarin (10/6).
Tak ada gol yang tercipta selama 90 menit dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Brantas, Kota Batu tersebut.
Sejak peluit kickoff dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka.
Persepam dan Persemay saling jual beli serangan demi bisa mencetak gol lebih awal.
Namun, rapatnya pertahanan kedua tim membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.
Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tensi pertandingan tidak berubah.
Persepam mencoba meningkatkan intensitas serangan, sementara Persemay beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Meski sejumlah peluang tercipta, tak satu pun mampu dikonversi menjadi gol. Skor kacamata bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Anak-anak sudah bermain baik. Tentu, kami sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras mereka di lapangan, ujar Pelatih Persepam Anis Fuad.
Raihan satu angka tersebut menjadi modal positif untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Apalagi, laga melawan Persemay merupakan pertandingan pembuka yang selalu memiliki tekanan tersendiri.
"Ini laga pembuka yang cukup baik meski belum bisa meraih poin penuh", ujarnya.
Menurut Anis, peluang Persepam untuk melangkah ke fase berikutnya masih terbuka lebar.
Tim pelatih akan segera melakukan evaluasi terhadap sejumlah kekurangan yang muncul pada pertandingan pertama.
"Kami akan berusaha lebih baik di pertandingan selanjutnya", sambungnya.
Persepam dijadwalkan menghadapi tuan rumah Persikoba Kota Batu pada Sabtu (13/6) di Stadion Gelora Brantas.
Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu penentu langkah Laskar Ronggosukowati dalam persaingan Grup W. (afg/jup)
Editor : Amin Basiri