PAMEKASAN, RadarMadura.id – Perjalanan Persepam Pamekasan di fase grup putaran nasional Liga 4 Indonesia nyaris tanpa noda.
Laskar Ronggosukowati menutup Grup O dengan kemenangan sekaligus memastikan diri lolos ke babak 32 besar dengan status juara grup.
Kemenangan terakhir diraih saat Persepam mempermalukan Persipuncak Cartenz dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Sabtu (6/6).
Hasil itu membuat tim kebanggaan masyarakat Pamekasan mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan.
Meski sudah mengantongi tiket 32 besar sebelum laga terakhir dimulai, Persepam tetap tampil serius.
Bahkan, tim pelatih melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuad sekaligus menghindari risiko akumulasi kartu.
Gol pembuka Persepam lahir cepat. Bathsya Dewa membawa tuan rumah unggul saat laga baru berjalan tujuh menit. Namun, Persipuncak mampu membalas melalui Faldo Ayomi pada menit ke-22.
Skor imbang tak bertahan lama. Umar Thoriq kembali membawa Persepam memimpin lewat gol pada menit ke-26. Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Persepam Anis Fuad Syamlan bersyukur timnya tetap mampu mengamankan tiga poin meski tampil dengan komposisi berbeda. Hasil itu cukup membuat Laskar Ronggosukowari merasa puas.
”Target tim sejak awal adalah menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup. Misi tersebut akhirnya berhasil diwujudkan oleh para pemain. Apa yang diharapkan tercapai,” tuturnya.
Meski begitu, pelatih tetap memiliki catatan-catatan penting selama fase grup O. Karena itu, Anis akan mengevaluasi setiap kekurangan yang tersaji selama babak menuju 32 besar kompetisi nasional itu.
Catatan Persepam di Grup O memang terbilang impresif. Pada laga pembuka, Laskar Ronggosukowati menggebuk Persikos Kota Sorong dengan skor telak 4-0.
Tren positif berlanjut setelah Adam Anis menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Persak Kebumen.
Tiga kemenangan beruntun itu menjadikan Persepam sebagai salah satu tim paling meyakinkan pada fase 64 besar. Produktivitas lini depan terjaga, sementara lini belakang hanya kebobolan satu gol sepanjang fase grup. (afg/jup)
Editor : Amin Basiri