PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jelang pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pamekasan menggelar kejuaraan kabupaten (kejurkab).
Salah satu tujuannya, untuk menjaring atlet terbaik dari berbagai perguruan.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Sahabat Nyalaran selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (11–12/4), itu diikuti 67 atlet dari 11 perguruan pencak silat.
Mereka saling unjuk kemampuan demi merebut tempat di tim yang akan berlaga di tingkat provinsi.
Sekretaris IPSI Pamekasan Abdul Muid mengatakan, kejurkab menjadi bagian penting dalam proses seleksi.
Selain hasil pertandingan, aspek teknik, fisik, dan mental juga menjadi bahan penilaian tim pelatih.
”Persaingan sudah terlihat sejak kejurkab ini. Kami ingin mendapatkan atlet yang benar-benar siap untuk Kejurprov IPSI Jawa Timur 2026,” ucapnya.
Menurut dia, atlet yang terpilih tidak akan langsung dilepas.
Mereka akan menjalani pembinaan lanjutan agar performanya semakin matang saat tampil di kejurprov nanti.
Di antara peserta, tim beregu putri tampil menonjol. Sri Mulyani bersama Mariatuh Hasanah dan Ula Izzati Ramadhanti berhasil meraih juara pertama setelah menunjukkan kekompakan dan konsistensi sepanjang pertandingan.
Sri Mulyani mengaku bangga dengan capaian tersebut. Dia menilai persaingan di kejurkab cukup ketat dan menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi level yang lebih tinggi.
”Alhamdulillah bisa juara satu. Persaingan cukup berat, tetapi ini jadi motivasi untuk terus berlatih dan siap jika dipercaya tampil di Kejurprov,” pungkasnya. (afg/yan)
Editor : Amin Basiri