PAMEKASAN - RadarMadura.id – Fight Burning Combat (FBC) Season 4 jadi ajang unjuk gigi petarung baru. Sejumlah nama mulai mencuri perhatian lewat performa di atas ring.
Selama dua hari pelaksanaan, Sabtu-Minggu (4-5/4), total 56 petarung tampil dalam 28 partai. Duel berlangsung sengit dengan mempertemukan atlet dari berbagai daerah.
Peserta tidak hanya berasal dari Pamekasan. Sejumlah petarung dari kabupaten lain di Madura ikut ambil bagian.
Baca Juga: Persepam Perkuat Lini Tengah dan Belakang, Tambah Delapan Pemain Anyar Jelang Putaran Nasional
Bahkan, atlet dari Surabaya, Sidoarjo, Malang hingga DKI Jakarta turut meramaikan kompetisi tersebut.
Meski begitu, atlet lokal tetap mendominasi. Sekitar 60 persen peserta berasal dari Pamekasan.
Dominasi ini menjadi indikator positif perkembangan olahraga combat sport di daerah.
CEO FBC Ary Budiarto menyebut, ajang ini terus melahirkan petarung potensial. Dari beberapa edisi yang digelar, banyak atlet Pamekasan mulai menonjol. Khususnya, di cabang kickboxing dan muay thai.
Menurut dia, performa atlet di FBC menjadi bahan evaluasi penting untuk pembinaan lanjutan. Atlet yang tampil menonjol akan dipantau untuk disiapkan menghadapi ajang lebih tinggi.
”Tinggal melanjutkan dengan pembinaan yang lebih intens untuk berlaga di berbagai kejuaraan. Salah satunya adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur,” tutur Ary kemarin (7/4).
Ary menambahkan, pihaknya juga mendapat dukungan dari Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong atlet untuk terus berkembang.
”Pak Bupati ingin prestasi atlet semakin gemilang. Sekaligus juga mengangkat nama Pamekasan di tingkat nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk melahirkan petarung potensial,” tukasnya. (afg/han)
Editor : Amin Basiri