SUMENEP, RadarMadura.id – Jumlah klub sepak bola di Sumenep pernah mencapai tiga puluh lebih.
Akan tetapi, saat ini tinggal 27 klub. Sebab, sudah tidak aktif karena kekurangan pemain.
Sekretaris Askab PSSI Sumenep Eko Sulistyo mengatakan, jumlah klub sepak bola di Sumenep semula cukup banyak.
Namun, seiring berjalannya waktu jumlahnya kian menyusut.
”Tahun lalu kita catat ada 33 klub. Tapi, tahun ini tersisa 27 klub,” katanya.
Dia melihat keaktifan klub sepak bola tersebut dari keikutsertaan kompetisi.
Ketika dua musim berturut-turut tidak mengikuti kompetisi, maka dikategorikan sudah tidak aktif.
”Klub tidak ikut kompetisi karena tidak memiliki pemain. Makanya kita keluarkan dari daftar keanggotaan PSSI karena tidak ikut kompetisi,” ucap Eko.
Ke depan, Eko mengaku masih akan melakukan pemetaan dan pembinaan klub sepak bola.
Sehingga, mereka kembali aktif menjaring pemain sepak bola usia dini.
”Kita akan dorong klub untuk mencetak pemain-pemain baru. Sehingga, masa depan sepak bola Sumenep lebih cemerlang,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti