PAMEKASAN, RadarMadura.id – Euforia juara belum sepenuhnya reda. Namun, manajemen dan tim pelatih Persepam Pamekasan memilih mengambil langkah realistis.
Para pemain dipastikan mendapat jatah libur usai perjuangan panjang di Liga 4 Jawa Timur.
Asisten pelatih Deddy Kurniawan menyebut, skuad Laskar Ronggosukowati akan diistirahatkan sementara waktu.
”Kebijakan ini diambil untuk menjaga kondisi fisik dan mental pemain. Kita liburkan dulu satu minggu pasca awal puasa. Setelah itu, kami memulai lagi program latihan untuk persiapan zona nasional,” ujarnya.
Menurut dia, keputusan meliburkan pemain bukan tanpa alasan. Intensitas pertandingan sejak babak penyisihan hingga final cukup menguras tenaga.
Apalagi, sebagian besar pemain tampil dengan tempo tinggi yang menjadi ciri khas permainan Persepam.
Deddy menegaskan, masa rehat tersebut juga menjadi momentum pemulihan kondisi fisik.
Tim pelatih tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan latihan dalam kondisi stamina yang belum sepenuhnya pulih.
Meski diliburkan, pemain tetap diminta menjaga kebugaran secara mandiri.
Program ringan diberikan agar kondisi dasar fisik tidak menurun drastis selama jeda latihan.
”Fokus kita nanti menjaga tempo permainan dan memperbaiki beberapa aspek taktikal. Laga nasional tentu levelnya berbeda, jadi kita harus lebih siap,” tambah Deddy.
Sekadar diketahui, zona nasional Liga 4 sendiri dijadwalkan bergulir pada April 2026.
Artinya, Persepam memiliki waktu sekitar satu bulan lebih untuk mematangkan persiapan. (afg/yan)
Editor : Amin Basiri