BANGKALAN, RadarMadura.id – Meski gagal mengikuti kejuaraan provinsi (kejurprov) pada akhir Desember 2025, cabor Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Bangkalan atlet tetap intens melakukan pembinaan. Mereka diproyeksikan untuk mengikuti beberapa kejuaraan dalam waktu dekat.
Pelatih ISSI Bangkalan Kuswandi menyampaikan, atlet tidak berhenti melaksanakan latihan rutin meskipun kejurprov gagal dilaksanakan.
Dalam beberapa bulan ke depan banyak kejuaraan sepeda yang bakal diikuti. Pihaknya kembali melaksnakan latihan secara intens.
”Kejurprov boleh gagal dilaksanakan, tapi atlet kami harus terus digodok agar kemampuannya meningkat,” ujarnya.
Dia menyatakan, penggodokan atlet sepeda dilakukan secara mandiri di Kota Salak. Intensitas latihan ditingkatkan agar performa atlet semakin baik.
Apalagi, beberapa pekan tidak menjalani latihan setelah dipulangkan dari kegiatan magang di Kabupaten Malang.
”Karena kejurprov gagal digelar di akhir 2025, para atlet kami pulangkan dari Malang. Mereka akan melaksanakan latihan di Bangkalan,” paparnya.
Kuswandi menyampaikan, kejuaraan yang bakal diikuti seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ISSI Jatim yang akan digelar tahun ini.
Karena itu, pembinaan terhadap atlet sepeda kembali dilaksanakan secara rutin.
”Ada banyak kejuaraan yang akan kami ikuti, jadi atlet harus mulai inten melaksanakan latihan mandiri,” tandasnya. (za/bil)