SUMENEP, RadarMadura.id – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumenep gagal membawa pulang medali dari Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur.
Sebab, atlet yang diutus tampil dalam kejuaraan itu tumbang di babak 8 besar.
Ketua PBSI Sumenep Mohamad Iksan menyatakan, organisasi mengutus delapan atlet untuk bertanding dalam kejuaraan single event tersebut.
Namun, hanya tiga atlet yang mampu berlaga hingga babak delapan besar.
”Yaitu, satu atlet tunggal dan dua atlet ganda,” ujarnya.
Namun, ketiganya tidak mampu menembus babak semifinal.
Sebab, lawan yang dihadapi di babak delapan besar tidak mudah, hingga akhirnya atlet binaannya dipaksa harus mengakui keunggulan lawan.
”Kami akui memang kalah jam terbang dengan atlet lainnya. Melawan Mojokerto, Surabaya, dan lainnya, tukas Iksan.
Kegagalan itu membuat target PBSI Sumenep di ajang kejurprov tahun ini tidak terpenuhi.
Sebab, PBSI Sumenep menargetkan satu medali. Baik, medali emas, perunggu, atau perak.
”Sebenarnya kami sudah lakukan persiapan cukup lama. Tapi, lawan kami di luar memang luar biasa, imbuhnya. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri