Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Biasakan Pemain Sparing untuk Asah Insting Bermain

Amin Basiri • Kamis, 20 November 2025 | 15:17 WIB
KOMPAK: Pemain Rajawali FC berfoto bersama usai sparing di SGMRP Pamekasan.
KOMPAK: Pemain Rajawali FC berfoto bersama usai sparing di SGMRP Pamekasan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Klub sepak bola lokal dituntut menjaga ritme latihan agar pemain lebih siap saat mengikuti kompetisi.

Apalagi, persaingan sepak bola usia dini di Pamekasan semakin kompetitif.

Rajawali FC aktif menurunkan pemain untuk mengikuti sparing agar bisa mengimbangi gaya permainan lawan.

Klub sepakbola asala Pakong itu tidak mengejar kemenangan, tapi mengukur ketenangan, membaca tekanan, dan membiasakan pemain menghadapi tempo tinggi.

Pembina Rajawali FC Ahmad Ghazy menegaskan, sparing rutin bagian dari pembinaan.

Menurut dia, latihan teknik dan fisik tidak cukup. Pemain harus ditempa lewat ritme pertandingan agar naluri bermain tumbuh lebih cepat.

Saat latihan, semua terkontrol. Tapi di pertandingan, pemain ditempa situasi nyata.

Reaksi mereka lebih jujur, mental lebih terukur. Itu yang kami cari, tuturnya kemarin (19/11).

Menurut dia, Pamekasan memiliki banyak talenta usia muda. Namun, kualitas pembinaan sering bergantung pada kontinuitas pertandingan.

Semakin sering anak-anak mengikuti sparing, semakin cepat mereka memahami taktikal dasar dan transisi permainan.

Ghazy berharap, pola ini menjadi budaya positif bagi klub-klub lain.

Tidak perlu menunggu turnamen. Sparing menjadi ruang belajar yang murah, cepat, dan tepat sasaran.

Kalau semua klub aktif, atmosfer sepak bola Pamekasan akan tumbuh jauh lebih sehat, imbuhnya.

Dia menargetkan, Rajawali FC menambah intensitas pertandingan pershabatan.

Bagi dia, mencetak pemain membutuhkan proses yang disiplin, berani, dan berkelanjutan.

Mulai dari lapangan kecil di Pakong, menuju kompetisi yang lebih besar. (afg/bil)

Editor : Amin Basiri