Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pencabutan Permenpora 14/2024 Jadi Angin Segar Olahraga Daerah

Amin Basiri • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 03:02 WIB
SIKAPI KEBIJAKAN: Ketua Umum KONI Pamekasan Djohan Susanto berada di ruang kerjanya.
SIKAPI KEBIJAKAN: Ketua Umum KONI Pamekasan Djohan Susanto berada di ruang kerjanya.

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Dunia olahraga tanah air kembali diwarnai dinamika regulasi.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi mencabut Permenpora 14/2024 yang sempat menimbulkan polemik.

Aturan itu sebelumnya dianggap menghambat ruang gerak pembinaan olahraga di daerah.

Pencabutan regulasi tersebut disambut positif oleh sejumlah pengurus olahraga.

Mereka menilai langkah Menpora merupakan keputusan strategis untuk memberi kepastian arah pembinaan atlet.

Terutama, dalam menjaga kelancaran program tanpa dibebani persoalan administratif.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan Djohan Susanto ikut menyoroti keputusan itu.

Menurutnya, pencabutan aturan menjadi titik balik bagi olahraga daerah agar lebih fleksibel.

Dia menyebut banyak kendala teknis bisa terurai dengan adanya kebijakan baru.

Djohan menjelaskan, selama Permenpora itu berlaku, banyak pengurus cabang olahraga kebingungan.

Mulai dari soal pola koordinasi, mekanisme penyaluran anggaran, hingga penyusunan program pembinaan.

Kondisi tersebut jelas mengganggu konsentrasi pengurus dalam menyiapkan atlet.

Dalam hal ini, pemerintah pusat harus peka terhadap kebutuhan di lapangan.

Tidak semua daerah punya kondisi yang seragam. Sehingga, regulasi harus lebih ramah lagi.

Pencabutan aturan ini tentu dinilai tepat agar sistem pembinaan tidak jalan di tempat, tuturnya.

Djohan juga berharap regulasi pengganti bisa lebih mendukung kemajuan olahraga.

Djohan menekankan pentingnya kerja sama harmonis antara pemerintah daerah, KONI, dan cabang olahraga.

Dengan begitu, atlet bisa mendapatkan pembinaan berkelanjutan menuju prestasi yang lebih tinggi.

”Saat ini, KONI Pamekasan tengah menyiapkan sejumlah ajang penting dari masing-masing cabang olahraga.

Tentunya, dengan dicabutnya aturan lama, kami berharap bisa menjadi pemicu lahirnya prestasi baru bagi atlet Pamekasan, pungkas Djohan. (afg/han)

Editor : Amin Basiri