Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jelang Kompetisi, Para Petarung Madura Fight Burning Combat Season 3 Asah Kemampuan

Amin Basiri • Jumat, 12 September 2025 | 20:22 WIB
ADU KUAT: Peserta bertarung di atas ring dalam FBC season 2 di Master Gym Pamekasan, Sabtu (30/8).
ADU KUAT: Peserta bertarung di atas ring dalam FBC season 2 di Master Gym Pamekasan, Sabtu (30/8).

 PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura Fight Burning Combat (FBC) Season 3 siap memanas.

Para atlet petarung mengintensifkan latihan. Mereka melakukan sparing di berbagai sasana untuk menjaga kondisi dan mengasah strategi sebelum naik ring.

Panitia FBC Ary Budiarto mengatakan, pertandingan itu akan tersaji lebih menarik dibandingkan edisi sebelumnya.

Antusiasme para petarung cukup luar biasa. Mereka sudah berlatih keras sejak jauh hari sebelum jadwal resmi diumumkan.

Menurut Ary, sparing yang digelar para atlet bukan hanya soal fisik.

Uji tanding itu juga berfungsi membangun mental bertarung agar tidak gentar ketika tampil di hadapan penonton.

Di ring nanti, bukan hanya kekuatan yang diuji, tapi juga ketenangan dan strategi, ujarnya.

Selain fokus pada sisi kompetisi, panitia juga menyiapkan format baru dengan menambah beberapa kategori.

Tujuannya, untuk memberi ruang bagi petarung muda untuk tampil dan membuktikan kualitasnya. 

FBC tidak hanya dijadikan tontonan, tetapi juga sebagai wadah regenerasi atlet bela diri.

Aspek keselamatan pun menjadi prioritas. Panitia bekerja sama dengan tim medis untuk memastikan setiap laga berjalan aman. 

Ary menegaskan, semua petarung wajib menjalani tes kesehatan sebelum bertanding agar tidak ada yang naik ring dalam kondisi kurang fit.

Dengan segala persiapan tersebut, FBC Season 3 diharapkan menjadi ajang yang lebih panas dan kompetitif.

Para petarung sudah siap unjuk kemampuan, sementara publik tinggal menunggu aksi spektakuler mereka di atas ring. (afg/jup)

Editor : Amin Basiri