SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Cabang olahraga (cabor) muay thai belum menjadi bagian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep.
Kendati demikian, cabor combat tersebut beberapa kali telah mengharumkan nama baik Kabupaten Sumenep dalam beberapa kejuaraan penting.
Ketua Muay Thai Sumenep Misbahul Ulum mengutarakan, ada puluhan atlet yang menjadi anggota cabornya.
Namun, yang sering tampil dalam beberapa kejuaraan penting hanya 10 atlet.
Dia mengakui cabornya belum menjadi bagian dari KONI Sumenep.
Namun seiring bertambahnya atlet, pengusulan terhadap induk cabor tersebut telah dilakukan.
Atletnya binaannya banyak mengikuti berbagai pertandingan.
Salah satunya, terjun dalam kejuaraan combat, seperti kickboxing.
Hasilnya, mampu memawa pulang dalam kejuaraan yang digelar di Surabaya 2023 lalu.
Kemudian di 2024, satu atlet meraih medali dalam kejuaraan Liga Muay Thai SLC Road to Thailand.
Lalu bertanding dalam event majelis boxing dengan rule tinju di Malang. Hasilnya mampu meraih medali emas.
”Ada juga event atau kejuaraan lokal yang diikuti.
Seperti fas country, empat orang petarung Muay Thai menyabet empat medali sekaligus,” ucapnya.
Saat ini, salah satu agenda harian yang dilakukannya cabang olahraganya yaitu melakukan latihan fisik, mental, dan teknik.
Tujuannya, untuk persiapan tampil dalam kejuaraan Muay Thai SLC Road to Japan.
”Fokus saat ini meningkatkan pengalaman bertanding atlet dengan mengikuti kejuaraan baik di pertandingan Muay Thai maupun pertandingan Sport Combat tipe striking, imbuh Ulum. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri