SUMENEP, RadarMadura.id – Perolehan medali kontingan sepak takraw Kabupaten Sumenep luput dari target.
Dari target dua emas, para atlet berhasil meraih dua medali perunggu. Dua medali itu berhasil diraih di double event putra dan quadrant putra.
Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sumenep Ahmadi bersyukur atas raihan medali perunggu yang berhasil disumbangkan oleh anak asuhnya.
Pihaknya sebenarnya menargetkan medali emas dalam event tersebut. Atlet sudah berjuang dengan maksimal untuk mencapai target.
Perjuangan tim sepak takraw Sumenep pada ajang Porprov Jatim ke IX diawali dari nomor inter regu, namun mengalami kegagalan.
Sedangkan untuk nomor double event, tenaga tim Sumenep cukup terkuras karena bermain hingga hampir tengah malam. ”Atlet tetap bertanding dengan maksimal meskipun hasilnya kurang memuaskan,” katanya.
Ahmadi menjelaskan bahwa cabang olahraga sepak takraw memang menjadi salah satu andalan bagi Kota Keris dalam meraih medali.
Torehan dua perunggu tersebut menambah daftar perolehan medali bagi Sumenep dalam ajang Porprov Jatim. Hingga Jumat (4/7), Sumenep telah menorehkan lima emas, 7 perak, dan 14 perunggu.
Ahmadi berharap Sumenep bisa meningkatkan prestasi di masa depan. PSTI Sumenep akan terus beruaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kemampuan atlet binaan. Ahmadi berkomitmen untuk meningkatkan prestasi sepak takraw. (tif/luq)
Editor : Amin Basiri