SUMENEP, RadarMadura.id – Tim futsal Sumenep gagal memperoleh tiket Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur tahun ini.
Sebab, saat mengikuti pra-porprov yang berlangsung di Kabupaten Gresik gagal. Pengurus cabang olahraga (cabor) beralasan karena persiapan minim.
Pelatih Kepala Tim Futsal Sumenep Agus Himawan mengatakan, pihaknya mengakui kekalahan tim binaannya itu. Hal itu terjadi karena banyak faktor.
Salah satunya lantaran persiapan tim sangat mepet. Yakni, sekitar satu bulan dan terpotong momen Lebaran.
”Jadi keterbatasan untuk sering latihan. Pemain sebenarnya bagus-bagus, tapi mereka eror di akhir pertandingan. Eror-nya itu bola dikasihkan ke lawan, langsung shooting ke lawan,” katanya.
Selain itu, dana dari cabor futsal belum turun. Dengan begitu, selama persiapan tim mengandalkan dana talangan dari ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK).
Meski demikian, pihaknya tetap berusaha agar bisa lolos pra-porprov. Namun, harapan tersebut sirna karena gagal.
”Iya, salah satunya kami terkendala pendanaan,” ucap Agus.
Agus mengaku, pihaknya dan jajaran pelatih AFK Sumenep berencana akan menggelar seleksi pemain usia muda.
Seleksi itu akan melibatkan pemain kelahiran 2007, 2008, dan 2009. Agenda ini sebagai persiapan Porprov 2027.
”Nanti akan kami lakukan proses seleksi yang lebih panjang lagi,” imbuhnya. (iqb/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia