Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Persesa Sampang Ingin Lepas dari Posisi Juru Kunci

Berta SL Danafia • Jumat, 24 Januari 2025 | 14:00 WIB
SENGIT: Pemain Persesa Sampang (merah) berusaha merebut bola dari pemain Persebo 1964 Bondowoso pada babak 32 besar Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Rabu (22/1).
SENGIT: Pemain Persesa Sampang (merah) berusaha merebut bola dari pemain Persebo 1964 Bondowoso pada babak 32 besar Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Rabu (22/1).

SAMPANG, RadarMadura.id – Laga puncak babak 32 besar Liga 4 Jatim Persesa Sampang bakal menghadapi Persid Jember. Laskar Trunojoyo berambisi move on dari klasemen juru kunci.

Pelatih Persesa Sampang Wimba Sutan mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi usai pertandingan melawan Persebo 1964 Bondowoso. Evaluasi melibatkan tim manajemen, pelatih, dan pemain.

”Persesa Sampang akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan saat melawan Persebo 1964 Bondowoso. Salah satunya yakni star syndrome,” ucapnya.

Star syndrome terjadi pada pemain. Karena itu, sebagai pelatih dia menginginkan pemain bermain seperti 5 laga sebelumnya saat babak penyisihan maupun saat melawan Persewangi.

”Tim Persesa melangkah pada babak 32 besar karena tidak ada ego antara pemain saat pertandingan,” katanya.

Wimba mengatakan, pemain sudah benar-benar siap untuk kembali pada pertandingan puncak babak 32 besar.

Meskipun, harus pulang karena tidak bisa maju pada babak selanjutnya, minimal tidak menjadi juru kunci.

”Meskipun kalah head-to-head tidak masalah, intinya, pemain harus berjuang maksimal untuk mengakhiri pertandingan babak 32 besar dengan bagus,” ujarnya.

Wimba menambahkan, peluang lolos pada babak berikutnya masih ada, meski sangat kecil.

Persesa bisa lolos asalkan menang agregat 4-0 melawan Persid Jember dan Persebo 1964 Bondowoso harus menang 2-0 melawan Persewangi.

”Selain kesempatan itu sudah tidak ada lagi peluang untuk lolos pada babak selanjutnya. Memang sangat kecil sekali,” ulasnya.

Komposisi pemain tim kesebelasan Laskar Trunojoyo yang akan melawan Persid Jember ada perubahan.

Sebab, ada beberapa pemain yang mengalami cedera usai pertandingan kedua. ”Para pemain banyak mengalami cedera karena faktor kecapean,” tuturnya.

Menurutnya, pada pertandingan terakhir Persesa akan bermain maksimal dan akan memberikan yang terbaik di akhir pertandingan.

Persesa optimistis pulang ke Sampang dengan tidak menjadi juru kunci pada babak 32 besar tersebut.

”Klasemen sementara posisi nomor 1 Grup AA yakni diisi oleh Persebo 1964 Bondowoso. Kemudian, posisi kedua Persewangi dan ketiga Persid Jember. Sedangkan Persesa sementara menjadi juru kunci usai kalah pada Persebo,” tandasnya. (bai/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#Babak #sampang #liga 4 #persid jember #bondowoso #32 Besar #persesa #jatim #persebo 1964 #juru kunci