BANYUWANGI, RadarMadura.id – Perjuangan Perssu MC untuk lolos dari babak 32 besar Liga 4 Jatim tidak mudah.
Bahkan, peluang Laskar Kuda Terbang –Julukan Perssu MC– sangat tipis. Lebih-lebih setelah dipaksa mengakui keperkasaan Mitra Surabaya Kamis (23/1).
Pertemuan Perssu MC melawan Mitra Surabaya tersaji dalam pertandingan kedua babak 32 besar Liga 4 Jatim di Lapangan Bima Sakti, Banyuwangi, Kamis (23/1).
Klub kebanggaan masyarakat Sumenep itu kalah telak dengan skor 1-5. Pada babak pertama, Perssu MC sudah tidak berkutik menerima serangan Mitra Surabaya.
Tiga gol tercipta tanpa balas hingga babak pertama berakhir. Gol pembalasan baru bersarang ke gawang Mitra Surabaya pada babak kedua.
Perssu MC berhasil merobek gawang Mitra Surabaya pada menit ke-51. Namun, pada menit berikutnya Mitra Surabaya juga berhasil mencetak dua gol.
Hingga pertandingan berakhir, Perssu MC kalah dengan selisih gol cukup jauh. Dari pertandingan tersebut, Perssu MC gagal mendapatkan poin.
Bahkan, tidak berpeluang untuk lolos ke babak berikutnya karena sudah dua kali kalah.
Pelatih Perssu MC Supriyanto menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Sumenep dan pendukung klub sepak bola binaannya.
Sebab, Perssu MC belum bisa mendapatkan poin selama pertandingan babak 32 besar ini.
”Saya minta maaf kepada masyarakat Sumenep karena belum mencapai hasil terbaik,” katanya.
Supriyanto menyampaikan, kekalahan itu karena pemain kurang menguasai medan.
Sebab, lapangan yang dijadikan tempat bertanding kurang baik. Lapangan itu bergelombang sehingga menyulitkan pemain untuk menggiring bola.
”Lapangan juga tidak memenuhi syarat. Jadi memengaruhi permainan para pemain,” ucapnya.
Supriyanto menambahkan, para pemainnya juga banyak yang baru. Kemudian, jam terbang mainnya juga masih kurang.
Selain itu, dihadapkan dengan kondisi lapangan yang sangat memengaruhi permainan.
”Pemain kami baru. Sehingga, mentalnya terpengaruhi dengan kondisi lapangan,” tandasnya. (iqb/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia