Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu SMP Swasta di Sumenep Diajukan Ditutup

H
Ilustrasi Instagram RadarMadura.id
Ilustrasi Instagram RadarMadura.id

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep mengajukan penutupan satu sekolah menengah pertama (SMP) swasta.

Pemicunya, izin operasional (ijop) sekolah tersebut berakhir dan tidak diperpanjang. 

Langkah penutupan tersebut diambil setelah dispendik melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap lembaga tersebut.

Advertisement

Namun, pihak sekolah dinilai tidak ada upaya untuk memenuhi kewajiban administrasi maupun mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar.

Kabid Pembinaan SMP Dispendik Sumenep Mohammad Fajar Hidayat mengatakan, saat ini terdapat 135 lembaga SMP swasta yang tersebar di Kabupaten Sumenep.

Satu sekolah diusulkan ditutup karena tidak ada aktivitas belajar mengajar, ijopnya sudah mati dan tidak diperpanjang. 

Advertisement

”Ada satu lembaga yang kami usulkan penutupan karena tidak ada aktivitas belajar mengajar,” katanya.

Menurutnya, ijop sekolah wajib diperpanjang setiap tiga tahun sekali. Namun, lembaga tersebut tidak merespons berbagai upaya yang telah dilakukan dinas.

Baik melalui undangan pembinaan maupun pemberitahuan terkait perpanjangan izin operasional.

”Kami sudah undang untuk pembinaan tidak datang. Kami juga beberapa kali datang ke lokasi, tetapi tidak ada aktivitas pembelajaran,” ungkapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen Dukung Proses Hukum Kasus Fraud

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen Dukung Proses Hukum Kasus Fraud

Pemimpin Cabang BRI Sumenep Ali Topan mengatakan, penanganan perkara tersebut sepenuhnya diserahkan pada lembaga peradilan yang berwenang.

Ekonomi Sumenep Tumbuh 4,85 Persen pada 2025:  Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata Jadi Penopang Utama

Ekonomi Sumenep Tumbuh 4,85 Persen pada 2025: Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata Jadi Penopang Utama

Sepanjang 2025, Pemkab Sumenep melaksanakan 242 program, 470 kegiatan, dan 634 sub-kegiatan yang dijalankan oleh 55 organisasi perangkat daerah (OPD).

Belanja 800 Buku, Dispusip Sumenep Rogoh Rp 65,5 Juta, DPRD Minta Peningkatan Minat Baca Jadi Prioritas

Belanja 800 Buku, Dispusip Sumenep Rogoh Rp 65,5 Juta, DPRD Minta Peningkatan Minat Baca Jadi Prioritas

M. Ramzi, anggota Komisi IV DPRD Sumenep, ingatkan dispusip tidak hanya berfokus pada pengadaan buku setiap tahun. Tapi, peningkatan budaya dan minat baca masyarakat juga perlu mendapat perhatian serius.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer