BANYUWANGI, RadarMadura.id – Perssu MC gagal meraih poin penuh di laga perdana babak 32 besar Liga 4 Jatim Selasa (21/1).
Laskar Kuda Terbang –julukan Perssu MC– dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0 oleh Banyuwangi Putra.
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Namun, rapatnya barisan belakang Banyuwangi Putra belum bisa ditembus para penyerang Perssu MC.
Sementara Banyuwangi Putra bermain lebih efektif dengan mencetak satu gol di babak pertama.
Di babak kedua, Perssu MC berusaha menyamakan kedudukan. Namun, Banyuwangi Putra justru menambah keunggulan dua gol.
Sehingga, skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Pelatih Perssu MC Supriyanto menyatakan, anak asuhnya sudah tampil dengan baik.
Namun, keberuntungan belum berpihak kepada timnya. Kekalahan itu akan dijadikan motivasi untuk pertandingan selanjutnya.
”Bagaimanapun dalam pertandingan itu ada kalah dan menang. Dan hari ini kami kalah, tapi tetap semangat untuk menatap laga selanjutnya,” katanya.
Kekalahannya itu diakibatkan beberapa faktor. Yakni, komunikasi yang kurang baik di lini pertahanan. Sehingga, dengan mudah ditembus penyerang lawan.
Selain itu, ada dua pemain andalannya yang harus absen karena akumulasi kartu kuning. ”Yaitu Althaf dan Qozy,” sambungnya.
Supriyanto menambahkan, pihaknya tetap akan berusaha dengan maksimal untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Untuk itu, dibutuhkan support semangat dari para pencinta Perssu MC.
”Terima kasih supporter dan masyarakat Sumenep yang selama ini sudah men-support kami,” imbuhnya. (iqb/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia