PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pamekasan menjadi tuan rumah dalam kejurnas panjat tebing tahun ini.
Ajang bertajuk Mahapala Unira Climbing Competition 2024 itu dilaksanakan di Universitas Madura, Pamekasan.
Kompetisi akbar itu digelar selama empat hari penuh hingga Sabtu (10/8) di Pamekasan. Sebanyak 150 atlet memeriahkan event tersebut.
12 di antaranya merupakan atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pamekasan.
Ketua FPTI Pamekasan Eka Riyono menyampaikan, kejuaraan tersebut menjadi hal yang penting untuk bisa diikuti.
Melalui sebuah kompetisi, dia yakin atlet bisa menguji mental bertandingnya dengan atlet profesional lainnya.
”Dalam hal ini, atlet bisa memiliki pengalaman bertanding di event yang cukup besar,” ujarnya.
”Tentunya, kesempatan ini tidak bisa didapatkan tanpa adanya usaha yang kuat. Kami mendorong atlet untuk terus menambah jam terbang,” tambahnya.
Eka yakin bahwa hasil tersebut bisa menjadi modal atlet untuk bisa mengikuti kejuaraan lain yang akan datang.
Apalagi, atlet FPTI Pamekasan tengah bersiap untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2024.
Sementara itu, Ketua Panitia Mahapala Unira Climbing Competition 2024 Misnawi memaparkan, kejurnas tersebut diikuti atlet dari berbagai daerah.
Mulai atlet perwakilan dari Sumatera, Sulawesi, Bali, Makasar, dan lainnya.
”Karena ini adalah kejurnas, maka yang mengikuti tidak hanya perwakilan di Jawa Timur, tapi atlet panjat tebing di beberapa provinsi,” tuturnya.
”Kami berharap ajang ini bisa menjadi corong peningkatan prestasi ke depan,” harapnya.
Mahapala Unira Climbing Competition 2024 itu dibagi menjadi lima kelompok.
Yaitu, kelompok usia (KU) 9 tahun, 13 tahun, 19 tahun, mahasiswa pencinta alam (mapala), dan umum. (afg/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia