BANGKALAN, RadarMadura.id – Untuk kali pertama pertandingan sepak bola di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) menggunakan video assistant referee (VAR).
Salah satunya, tekonologi VAR digunakan dalam laga Madura United (MU) melawan Borneo FC Rabu (15/5) malam. Laga tersebut dimenangkan MU dengan skor tipis 1-0.
Manager Media and Public Relation PT LIB Hanif Marjuni menyampaikan, terdapat 12 unit mobil perangkat VAR yang disiapkan.
Tujuannya untuk merekam jalannya delapan pertandingan babak championship series. Tiga di antaranya dikirim ke Madura, Bali, dan Balikpapan.
”Satu hari sebelum pertandingan, mobil VAR sudah tiba di SGB dan mulai uji coba,” ujarnya.
Dijelaskan, satu mobil VAR berisi enam monitor dan tiga orang petugas. Terdiri dari satu wasit utama, asisten wasit, dan replay operator.
Teknologi VAR itu digunakan secara resmi dalam delapan pertandingan babak championship series.
Rencananya, penggunaan teknologi itu akan dipermanenkan untuk kompetisi musim 2024/2025.
”Musim depan semua pertandingan kami akan memakai teknologi VAR,” ucap Hanif.
Hanif menambahkan, saat ini terdapat tiga stadion yang secara resmi dipasang VAR.
Yakni, markas Bali United, Persebaya Surabaya, dan Persis Solo. Sementara untuk stadion lainnya masih menggunakan VAR secara mobile.
”Sedangkan mobil VAR ini (yang ada di Bangkalan) akan tetap di Madura sampai selesai pertandingan sepak bola Liga 1 musim ini,” sambungnya.
PT LIB memasang 11 kamera di SGB selama pertandingan babak championship series antara Madura United melawan Borneo FC.
Sebelas kamera itu untuk merekam terjadinya gol dan pelanggaran oleh pemain ataupun pelatih.
”Sebelas kamera itu dipasang di beberapa sisi stadion,” katanya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia