PAMEKASAN, RadarMadura.id – Klub Karate Bina Satria Pamekasan mengutus belasan atlet andalan untuk tampil dalam Kejuaraan Jatim Open Piala Kemenpora yang dilaksanakan di Gor Kanjuruhan, Malang, Jumat (1/3)–Minggu (17/3).
Hasilnya, 17 medali berhasil dibawa pulang ke Kota Gerbang Salam. Sepuluh medali emas diraih oleh Achmad Athallah Al Ghifari, Putera Irjayani Rahman, dan Haydar Amanillah.
Kemudian, Wildan Sanubari, Aryaguna, Miftahul Hidayah, Aprilia Zahira, Bhagas Taqdir, Regie Nizar, dan Putera Irjayani.
Sedangkan medali perak berhasil dibawa pulang oleh Rafka Saktilaksana, Ramadhania, Rafi, Satria, Erlangga, dan Fathan.
Sementara medali perunggu disumbangkan atlet atas nama Rayga Syaputra.
Pelatih Bina Satria Pamekasan Taufik Hidayat mengatakan, klub memberangkatkan 18 atlet dalam kejuaraan tersebut.
Artinya, hanya satu atlet yang gagal meraih medali. Mereka mengikuti pertandingan di kategori usia dini dan junior.
”Kami bersyukur bisa mengantarkan anak-anak menjuarai kompetisi tersebut. Prestasi ini tidak mudah didapat,” tuturnya.
”Namun, mereka sudah berusaha maksimal untuk memberikan yang terbaik dalam pertandingan,” tambahnya.
Prestasi itu menandakan keberhasilan klubnya dalam melakukan pembinaan terhadap atlet.
Utamanya, bagi insan olahraga usia dini. Mereka akan disiapkan untuk menjadi atlet profesional di masa mendatang.
Perjalanan karier 17 atletnya dalam meraih medali kejuaraan Jatim Open Piala Kemenpora masih panjang.
Oleh karena itu, kemampuannya berpotensi terus meningkat dan berpeluang mendapatkan berbagai prestasi lainnya di masa yang akan datang.
”Semoga hasil ini tidak menjadikan mereka gampang berpuas diri. Masih ada banyak tantangan yang harus dilalui,”harapnya.
Saya tidak ingin mereka hanya mengikuti kompetisi di level itu saja. Namun, ikut event olahraga yang lebih tinggi lagi,” tutupnya. (afg/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia