BARCELONA, RadarMadura.id – Sebuah klub sepak bola tak lepas dari para suporter yang langsung mendukung di stadion. Demikian pula dengan suporter FC Barcelona yang dikenal dengan sebutan Cules.
Nama Cules berasal dari abad ke-20 di mana FC Barcelona bertanding di sebuah lapangan kecil bernama Calle de la Industria yang hanya mampu menampung 6.000 penonton.
Stadion ini sangat sederhana dan jauh berbeda dengan markas FC Barcelona saat ini Camp Nou.
Dengan kapasitas stadion yang tidak mampu menampung suporter yang ingin hadir, banyak dari mereka harus duduk di dinding stadion. Hal ini yang menjadi cikal bakal penamaan Cules.
Cerita bermula pada saat para suporter tersebut mendukung langsung ke stadion. Dengan kapasitas yang kecil, membuat para suporter harus duduk di dinding stadion.
Melihat pemandangan tersebut membuat orang-orang di sekitar stadion menjuluki mereka sebagai “Culers” atau “Cules” yang memiliki arti mereka menunjukkan punggungnya.
Ada pula cerita bahwa orang yang lewat di sekitar stadion yang hanya bisa sekilas melihat tubuh belakang terutama “pantat” dari suporter tersebut.
Dalam bahasa Catalunya, “cul” diterjemahkan sebagai “bokong” dan dari situlah cikal bakal penamaan itu berasal.
Hingga akhirnya FC Barcelona pindah ke stadion Les Corts pada tahun 1922 dengan kapasitas 22.000 orang.
Kemudian berlanjut pindah ke Camp Nou yang mampu menampung 99.354 penonton. Julukan tersebut kemudian menjadi identitas bagi para penggemar FC Barcelona hingga saat ini. (bee)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia