PAMEKASAN, RadarMadura.id – Asprov PSSI Jatim mensyaratkan pelatih peserta Liga 3 berlisensi B.
Askab PSSI Pamekasan memilih Moh. Ibnu Jainurrahman untuk mengikuti kursus kepelatihan di Malang selama dua bulan. Kini dia dipercaya menangani Laskar Ronggosukowati.
”Kami tidak perlu mencari keluar karena kita punya Ibnu,” kata Ketua Umum Askab PSSI Pamekasan Fattah Jasin kepada JPRM Jumat (20/10).
Mantan wakil bupati Pamekasan itu menyampaikan, Ibnu memiliki pengalaman luas.
Selain itu, paham kondisi sepak bola di Pamekasan. Terutama, klub lokal di bawah naungan Askab PSSI Pamekasan.
Fattah percaya Ibnu akan berusaha memberikan yang terbaik untuk sepak bola Pamekasan. Sebab, satu-satunya pelatih yang layak secara administrasi adalah Ibnu.
”Kalau di dalam ada, kita kan gak perlu mencari keluar,” ucapnya.
Moh. Ibnu Jainurrahman senang mendapat kepercayaan menangani Persepam Pamekasan di Liga 3 Zona Jawa Timur. Meskipun, dia juga sadar bahwa itu beban berat sebagai pelatih.
Pria asal Kecamatan Proppo ini mengatakan, sejauh ini dirinya belum melakukan apa-apa. Dia masih menunggu pelaksanaan seleksi pemain.
”Saya menunggu seleksi dulu, baru tahu apa yang harus saya lakukan,” ucapnya.
Dengan dorongan seluruh insan sepak bola di Bumi Gerbang Salam, dia akan membawa Persepam menjadi tim yang baik.
Tentu dengan dukungan kepercayaan tim yang diberikan kepadanya.
”Tugas saya berusaha dan itu akan saya lakukan untuk membawa Persepam lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.
Fattah menyampaikan, tim berjuluk Laskar Ronggosukowati itu akan melakukan seleksi pada akhir bulan ini.
Sebab, pihaknya masih mematangkan persiapan internal tim sebelum menjaring para pemain.
”Kemungkinan akhir bulan ini kami sudah lakukan seleksi dari pemain sebanyak 30 tim. Insyaallah masih nutut dan bisa melakukan persiapan,” ucapnya.
Semua persyaratan teknis terkait pendaftaran Liga 3 terpenuhi. Sistem seleksi yang akan dilakukan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Timnya bakal menjaring pemain-pemain lokal. Termasuk para pemain lama yang secara usia masih bisa masuk daftar pemain.
Namun, meskipun berstatus pemain lama, tetap wajib mengikuti seleksi. Sebab, Persepam Pamekasan ingin tampil maksimal dan tidak sekadar memenuhi ambisi tampil di Liga 3.
”Artinya, kami mengedepankan kualitas pemain karena gairah tim lokal juga luar biasa,” tandasnya. (di/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia