SUMENEP, RadarMadura.id – Turnamen sepak bola U-17 Bupati Cup 2023 mempertemukan empat tim Kamis (28/9). Pada putaran pertama, tim Pasongsongan melawan Manding.
Saat wasit meniup peluit pertanda kickoff, kedua tim sama-sama tampil menyerang. Namun, pada menit ke-7, tim Manding justru kebobolan. Farel Putra, pemain dari tim Pasongsongan berhasil menciptakan satu gol hingga jeda turun minum.
Berlanjut babak kedua, tim Manding kembali kebobolan, tepatnya pada menit ke- 54 melalui kaki Achmad Dafit. Hingga peluit panjang dibunyikan, tim Manding terpaksa gagal melaju ke semifinal dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim Pasongsongan.
Untuk putaran kedua, tim Masalembu melawan tim Bluto. Kedua tim bersaing cukup ketat. Bahkan, hingga waktu normal 90 menit, skor tetap 0-0. Atas hasil imbang itu, wasit memutuskan adu penalti. Dari adu penalti tersebut, tim Masalembu keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Tiga gol dari tim Masalembu itu melalui tendangan Zaki Pratama, Andriansyah, dan Juan Fazli. Sementara, dari tim Bluto yakni Asyrirul Karomi dan Deden.
Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Sepak Bola U-17 Bupati Cup 2023 Febmi Noerdiansyah mengatakan, dua pertandingan babak delapan besar cukup seru. Sebab, semua tim sama-sama menunjukkan strategi dan kemampuan terbaiknya.
”Untuk tim Masalembu menang ke tim Bluto dengan adu penalti. Untuk Pasongsongan berhasil memasukkan 2 gol saat bertanding melawan tim Manding,” sebutnya.
Ketua Askab PSSI Sumenep itu menyatakan, pertandingan babak delapan besar sudah selesai. Tim yang sudah lolos ke babak semifinal, di antaranya, tim Arjasa, Raas, Pasongsongan, dan Masalembu. ”Untuk tim yang lolos ke semifinal sudah diketahui, mereka tinggal bertanding menyesuaikan dengan jadwal yang sudah ditentukan,” katanya.
Direktur PDAM Sumenep itu mengatakan, selama turnamen bergulir, antusias pendukung dari setiap tim cukup tinggi. Mereka berbondong-bondong datang untuk mendukung timnya bertanding.
”Saya harap setiap suporter di masing-masing tim tetap sportif dan tidak mengganggu jalannya pertandingan,” imbaunya. (iqb/daf)
Editor : Dafir.