PAMEKASAN, RadarMadura.id – Waktu istirahat yang dimiliki atlet Karate Pamekasan tidak banyak. Buktinya, pasca mengikuti Porprov VIII Jatim, Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) kembali memanggil atletnya. Tujuannya, melakukan latihan khusus (latsus).
Ketua Umum (Ketum) Inkai Pamekasan Ach. Abuchalis menyatakan, libur latihan yang diberikan kepada atletnya pasca Porprov VIII hanya satu pekan. Atlet binaannya kembali dipanggil untuk melakukan latsus guna persiapan tampil di ajang event Open Karate yang akan dilaksanakan di Malang.
Chalis mengungkapkan, atlet perlu melakukan persiapan dengan baik dan maksimal sebelum bertanding. Sehingga, bisa memperoleh hasil yang maksimal seperti di ajang Porprov VIII. ”Alhamdulillah, hasilnya melebihi ekspektasi, yaitu dua medali emas, satu perak, dan satu medali perunggu,” terangnya.
Dia menambahkan, latihan khusus dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas atlet binaannya. Karena lawan yang harus dihadapi pastinya tidak mudah. ”Makanya kami akan memulai latihan khusus kembali,” ujarnya.
Menurut Chalis, berdasarkan informasi yang didapat, kejuaraan Open Karate di Malang digelar Oktober mendatang. ”Agar kemampuan atlet terus dikembangkan dan prestasinya terus bertambah bagus, perlu terus diikutkan pertandingan di luar daerah,” terangnya.
Pihaknya berharap, atlet binaannya dapat membawa pulang penghargaan dari ajang Open Karate. Dengan begitu, bisa mengharumkan nama baik daerahnya, yakni Kabupaten Pamekasan. ”Karena jika meraih medali emas seperti saat mengikuti Porprov VIII, itu merupakan kebanggaan yang luar biasa, baik bagi cabor maupun untuk Pamekasan,” pungkasnya. (bai/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia