PAMEKASAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) mengakhiri kerja sama dengan pemain sayap (winger) muda Moch. Kevy Syahertian. Pemain kelahiran 1999 itu memilih hengkang dari tim kebanggaan masyarakat Pulau Garam. Dia akan merumput bersama tim lain yang berkompetisi di Liga 2.
Alasan pengunduran diri Kevy dari MU memang logis. Sebab, selama berkostum MU, kesempatan bermain yang dimiliki Kevy minim. Dia kalah bersaing dengan beberapa pemain winger lain seperti Malik Risaldi, Bayu Gatra, dan Luiz Marcelo Morais dos Reis. Bahkan, dia juga tidak selama Salim Akbar Tuharea dalam bermain.
Selain itu, dari sebelas laga yang telah dijalani MU musim ini, Kevy hanya tampil dua kali dengan akumulasi 61 menit. Semuanya dimulai dari bangku cadangan. Padahal dia bergabung bersama MU sejak 2019. Meski demikian, Kevy belum mampu menembus skuad inti dari tim MU.
Manajer MU Umar Wachdin mengatakan, keluarnya Moch. Kevy Syahertian dari skuad Laskar Sape Kerrap sudah menjadi keputusan antara kedua belah pihak. Manajemen MU dan Kevy sudah sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama. ”Kevy pamit karena ingin menambah menit bermain,” ungkapnya Rabu (6/9).
Pemain kelahiran Malang itu akan berlabuh ke klub yang bermain di kompetisi kasta kedua tanah air. Yaitu Persikab Bandung, yang sebentar lagi akan mengarungi kompetisi Liga 2. ”Tidak ada alasan yang spesifik, ini murni mutual agreement termination (pengakhiran kesepakatan bersama),” kata Umar.
Umar mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kontribusi Kevy selama berseragam MU. Pihaknya juga berharap Kevy dapat mengaktualisasikan kemampuan terbaiknya di tim barunya. MU memastikan terbuka jika suatu saat ingin kembali ke Pulau Garam. ”Jika ingin pulang, jalan menuju Madura masih sama,” katanya. (jup/luq)
Editor : Berta SL Danafia