SAMPANG, RadarMadura.id – Persiapan atlet futsal perlu dimatangkan. Sebab, hasil uji coba dengan dua tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur belum sesuai harapan.
Kinerja pemain yang bertugas melakukan serangan dan menjaga benteng pertahanan perlu evaluasi.
Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sampang Munawar mengatakan, pemain terlalu fokus melakukan serangan.
Sehingga, tidak mampu membendung serangan balik yang digencarkan tim lawan.
”Misalnya, saat bermain dengan tim Pamekasan. Begitu kita nyerang, ada counter attack dari lawan dan rata-rata berbuah gol.
Namun, saat melawan tim futsal Sumenep, hal itu sudah bisa diantisipasi oleh para pemain,” tutur Munawar.
Saat ini kendala utama yang dialami oleh pemain berkaitan dengan fisik.
Berdasarkan hasil penilaian pelatih mengungkapkan, atlet hanya mampu bermain maksimal sekitar lima menit awal. Setelah itu, performa pemain semakin menurun.
”Kita tekankan pada fisik. Kalau masalah teknis dan lainnya, saya rasa tim futsal Sampang sudah cukup baik. Tinggal bagaimana nanti saat kompetisi berlangsung. Semoga saja hasilnya positif,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, Afkab PSSI Sampang mendaftarkan 16 pemain dalam event akbar tersebut. Mereka tergabung dalam grup G bersama tiga tim lainnya.
Yaitu, Kabupaten Nganjuk, Magetan, dan Kabupaten Banyuwangi.
”Laga perdana melawan klub sepak bola dari Kabupaten Nganjuk akan dimulai pada Jumat (1/9).
Artinya, kita masih punya waktu sekitar satu pekan untuk mematangkan persiapan. Kita berkomitmen menyajikan permainan terbaik,” tandasnya. (afg/yan)
Editor : Abdul Basri