Diskopindag Sampang Belum Selesai Lakukan Pemeliharaan Pasar

Amin Bashiri • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB
TIDAK TERAWAT: Seorang pedagang tengah menjaga jualannya di Pasar Srimangunan, Kamis (10/9).
TIDAK TERAWAT: Seorang pedagang tengah menjaga jualannya di Pasar Srimangunan, Kamis (10/9).

 

SAMPANG, RadarMadura.id – Memasuki triwulan ketiga, program pemeliharaan pasar belum juga tuntas. Proyek yang diampu oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang itu belum menyasar lima pasar tradisional.

Kabid Pengelolaan Pasar Diskopindag Sampang Subairi mengatakan, program pemeliharaan pasar telah dikerjakan. Ada sembilan pasar yang masuk prioritas pekerjaan. "Sudah berjalan tapi memang ada yang belum," katanya.

Dijelaskan, dari sembilan pasar, baru empat pasar yang selesai. Yakni Pasar Camplong dengan memperbaiki atap, jendela, dan cat. Lalu Pasar Tamberu dengan memperbaiki pelataran rabat beton.

Selanjutnya Pasar Banyuates memperbaiki meja beton ikan dan Pasar Margalela perbaikan saluran gorong-gorong rabat beton. "Untuk yang sedang dalam proses adalah Pasar Srimangunan pengecetan. Yang belum Pasar Omben, Lempong, Jelgung, dan Tambelangan," tambahnya.

Menurutnya, pekerjaan belum bisa dilakukan dikarenakan menunggu penyedia yang layak. Sedangkan metode pengadaannya melalui penunjukan secara langsung (PL).

"Setiap pasar mendapatkan anggaran Rp 12 juta sampai Rp 32 juta. Triwulan empat harus selesai semua, jangan sampai lewat," ujarnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Sampang Mustaqim menyampaikan, anggaran pemeliharaan pasar yang dianggarkan pemkab sangat kecil. Hal itu dinilai karena Diskopindag tidak tepat membuat perencanaan.

"Anehnya ada yang belum dikerjakan. Padahal, nanti hubungannya dengan serapan anggaran. Kami minta untuk segera dikerjakan dan wajib sesuai ketentuan," pintanya. (ay/yan)

Editor : Amin Bashiri
pemeliharaan pasar Diskopindag Sampang