Industri Garam Berpotensi Dongkrak Ekonomi, DPRD Sampang Dorong Investor Segera Realisasikan Hiliri

Amin Basiri • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:28 WIB
ASIN: Salah satu petambak saat menyerok garam di Kelurahan Polagan, Sampang, Minggu (16/8).
ASIN: Salah satu petambak saat menyerok garam di Kelurahan Polagan, Sampang, Minggu (16/8).

SAMPANG, RadarMadura.id – Wacana pembangunan industri pengolahan garam di Kabupaten Sampang mendapat perhatian dari legislatif.

Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan menyambut baik peluang masuknya industri garam ke Madura, khususnya Sampang, agar segera direalisasikan.

Politikus Partai Gerindra itu menilai, produksi garam saat ini masih sebatas menghasilkan komoditas. Sementara, proses hilirisasi belum terwujud secara optimal.

Karena itu, keberadaan industri pengolahan garam dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Kalau kita hanya memproduksi, tapi hilirisasi tidak di Madura, maka tidak akan memberikan nilai tambah. Berbeda jika ada di Madura, maka yang akan diuntungkan petani dan masyarakat," katanya, Kamis (20/8).

Menurut Alan, Kabupaten Sampang memiliki lahan garam terluas di Madura. Kondisi tersebut dinilai selaras dengan rencana pembangunan industri pengolahan garam yang diharapkan segera terealisasi.

"Isu di luar tentang industri garam yang akan masuk di Madura, terutama di Sampang, kami ingin mendorong bagaimana ini segera terwujud," tambahnya.

Dia menilai, peningkatan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi Madura tidak bisa dilepaskan dari keberadaan industri.

Terlebih, Madura memiliki potensi besar sebagai salah satu penyangga perekonomian di Jawa Timur yang semestinya mendapat perhatian.

Karena itu, Alan mengajak masyarakat terbuka terhadap peluang investasi dan industri yang masuk ke Kabupaten Sampang. Sebab, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah.

"Kita tidak akan pernah maju jika tidak ada industri yang bisa menciptakan perputaran ekonomi lokal," ungkapnya.

Sebagai legislator, lanjut Alan, pihaknya sejak awal mendorong Pemkab Sampang aktif menjemput peluang investasi.

Berbagai aspek perlu dipersiapkan, mulai komunikasi, regulasi hingga relasi. Dengan begitu, investor tidak merasa dipersulit ketika hendak menanamkan modal di Sampang.

"Saya berharap ada investor atau pengusaha masuk ke Sampang untuk mengolah garam. Seperti rumor ada investor China yang pembangunannya akan ditempatkan di Sampang. Kami sambut dan siap bantu,” pungkasnya. (ay/han)

Editor : Amin Basiri
garam sampang industri lokal