SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kabupaten Sampang masih berjalan. Program nasional yang digelar setiap Agustus tersebut diperpanjang hingga September karena tidak semua puskesmas melaksanakan imunisasi pada bulan ini.
Ketua Tim Surveilans Imunisasi Dinkes KB Sampang Laili Nafilah menyampaikan, pada perencanaan program BIAS Agustus, hanya 12 puskesmas yang bersedia melaksanakan imunisasi. Sementara puskesmas lainnya memilih melaksanakan program tersebut pada September.
”Sisanya mereka memilih melaksanakan di September,” katanya kemarin (20/8).
Secara keseluruhan, terdapat 46.509 anak yang menjadi sasaran imunisasi BIAS. Namun, sasaran yang dijadwalkan mendapat imunisasi pada Agustus sebanyak 33.354 anak. Perinciannya, kelas I sebanyak 8.388 anak, kelas II 8.662 anak, kelas V 3.831 anak, dan kelas VI 473 anak.
”Sedangkan anak kelas III dan IV tidak masuk sasaran vaksin,” tambahnya.
Meski demikian, Laili tidak memungkiri cakupan imunisasi masih rendah. Hingga saat ini, baru 5.968 anak yang telah menerima imunisasi. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan tenaga kesehatan (nakes) yang melakukan pelayanan imunisasi.
”Selain itu, ada orang tua yang masih belum percaya imunisasi ini. Ini yang perlu kami berikan pemahaman dengan bantuan stakeholder,” paparnya.
Menurutnya, pihaknya terus mendorong puskesmas untuk memaksimalkan pelayanan imunisasi. Termasuk puskesmas yang belum menginput laporan hasil imunisasi yang telah dilaksanakan.
”Mereka masih proses dan tetap kami dorong. Setidaknya bulan ini bisa maksimal sesuai target nasional, mencapai 95 persen,” pungkasnya. (ay/han)
Editor : Amin Basiri