BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura dianggap sebagai titik awal kemajuan Pulau Garam. Sebab, kehadirannya dinilai akan memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat Madura.
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Akhmad Ma’ruf Maulana mengajak seluruh masyarakat mendukung hadirnya investor asal China di Bangkalan. Dengan begitu, industrialisasi di Madura ke depan diharapkan bisa mendunia.
"Kalau daerah lain bisa, masa kita (Madura) tidak,” ujarnya.
Kehadiran Kawasan Industri Wiraraja Madura merupakan peluang strategis untuk mempercepat investasi dan membuka lapangan kerja yang lebih luas. Hal itu juga dinilai dapat meningkatkan daya saing daerah serta mendorong tumbuhnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terintegrasi dengan industri.
Baca Juga: Sejumlah Perusahaan China Siap Relokasi ke Bangkalan, Bupati Lukman Sambut Positif
"Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar pembangunan kawasan industri ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pengembangan kawasan industri tersebut akan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengedepankan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan.
“Secara tidak langsung, output dari adanya kawasan industri ini akan memberdayakan masyarakat lokal, yaitu putra dan putri Madura,” katanya. (jup/bil)
Editor : Anis Billah