
SAMPANG, RadarMadura.id – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Sampang sudah teraliri listrik.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk-CAG KSO sudah memasang gardu khusus untuk memastikan pasokan listrik mengalir dengan maksimal.
Sambungan listrik permanen yang terpasang berkapasitas 345 kiloVolt-Ampere (kVA).
Manajer Proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk–CAG KSO Dhimas Rezha menyampaikan, pemasangan listrik permanen dilakukan pada Selasa (14/7).
Penyambungan energize dilakukan oleh PT PLN (Persero) UP3 Madura dengan ULP Sampang.
”Kebutuhan listrik di Sekolah Rakyat sebanyak 345 kVA untuk melayani semua fasilitas gedung,” katanya kemarin (15/7).
Pengoperasian sambungan listrik permanen tersebut menjadi kebutuhan vital dalam mendukung peningkatan pendidikan di SRT.
Demi kelancaran sambungan listrik, PT Waskita memasang gardu khusus. Harapannya, suplai listrik lebih maksimal.
”Tiang dan gardu dipasang sendiri tanpa dicampur aliran sambungan pelanggan umum, sehinga tidak mengandalkan listrik yang lain,” ungkapnya.
Menurutnya, ketersediaan listrik bagian dari aspek keandalan jaringan yang menjadi perhatian utama.
Langkah itu diambil untuk menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Dengan sistem tersendiri, aktivitas pendidikan di Sekolah Rakyat diharapkan dapat berlangsung tanpa hambatan.
”Seluruh gedung sudah dialiri listrik sehingga seluruh fasilitas bisa difungsikan secara optimal dan ini jaringan baru yang tidak terganggu oleh jaringan dari pelanggan lain,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti