SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar untuk program bantuan ternak.
Namun, memasuki semester II, program tersebut masih tahap perencanaan.
Bantuan yang bersumber dari aspirasi pokok pikiran (pokir) anggota DPRD itu menyasar delapan kelompok tani (poktan).
Paket bantuan meliputi pembangunan kandang, pengadaan ternak, pakan, serta vitamin. Hingga kini, pelaksanaannya belum dimulai.
”Masih berproses di tahap perencanaan,” kata Kepala Disperta KP Sampang Suyono Rabu (1/7).
Dia menjelaskan, penyusunan perencanaan dilakukan dalam satu paket pengadaan.
Sementara itu, metode pelaksanaan akan dibagi menjadi dua, yakni pengadaan langsung (PL) dan tender.
”Karena ada paket pembangunan dengan nilai di atas Rp 400 juta, maka harus melalui proses tender,” ujarnya.
Menurut Suyono, besaran bantuan yang diterima setiap poktan berbeda-beda, mulai Rp 199 juta hingga Rp 613 juta.
Jenis bantuan juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok, baik berupa ternak ayam maupun kambing.
”Kandang yang dibangun juga menyesuaikan besaran anggaran,” katanya.
Dia menargetkan proses perencanaan rampung pada bulan ini sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai pada September. Termasuk paket pembangunan yang harus melalui proses tender.
”Pembangunan kandang merupakan pekerjaan sederhana. Insyaallah selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Setelah itu dilanjutkan dengan pengadaan ayam, kambing, pakan, dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya. (ay/han)
Editor : Amin Basiri